Video Drone Greenpeace Soroti Parahnya Kebakaran Hutan
Greenpeace merilis video rekaman drone yang menampilkan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kalimantan secara dramatis. Rekaman itu memperlihatkan api menyala hebat dan meluas di sejumlah titik.
Greenpeace merilis video rekaman drone yang menampilkan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kalimantan secara dramatis. Rekaman itu memperlihatkan api menyala hebat dan meluas di sejumlah titik.
Tahun 1992 menjadi momen penting dalam sejarah Asia Tenggara. Enam negara pendiri menandatangani AFTA dan menggelar KTT ASEAN di Singapura. Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Thailand termasuk negara pendiri tersebut.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mendesak Indonesia mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan penyebab kebakaran hutan ilegal. Kebakaran itu menyelimuti wilayah ini dengan asap.
Para pengamat menilai langkah pemerintah mengatasi kabut asap membutuhkan waktu lama sebelum efektivitasnya terlihat.
Korupsi, minimnya investasi pada barang publik, serta lemahnya akuntabilitas merupakan masalah umum di banyak negara berkembang. Banyak pihak berpendapat persoalan ini memburuk saat pemerintah bergantung pada pendapatan tak terduga seperti sumber daya alam atau bantuan luar. Buruknya tata kelola mencerminkan kurangnya kemauan atau kemampuan warga mencegah politisi menguntungkan diri sendiri atas biaya publik.
NASA memperingatkan bahwa kebakaran hutan yang menyelimuti Asia Tenggara dengan kabut asap tebal bisa menjadi salah satu yang terparah. Dampak tersebut berpotensi melampaui banyak kebakaran besar sebelumnya. Otoritas internasional dan lokal harus segera meningkatkan respons darurat. Musim kemarau yang berkepanjangan turut menyulitkan penanganan krisis yang telah terjadi hampir dua dekade.
Pada Kamis, 1 Oktober 2015, pemerintah membela proses penawaran proyek kereta cepat pertamanya yang tidak teratur. Setelah berbulan-bulan komunikasi yang tidak jelas, pemerintah akhirnya memilih China sebagai mitra proyek senilai $5 miliar. Keputusan ini memicu kekecewaan dari pihak Jepang.
Pada awal pagi 1 Oktober 1965, tujuh kesatuan militer bergerak menuju kediaman tujuh jenderal tertinggi Angkatan Darat.
Ketakutan akan masa depan membuat orang enggan menghadapi dan menyelesaikan masa lalu. Seiring berlalunya waktu, ingatan tentang kematian yang tragis perlahan memudarkan kejernihan foto-foto lama.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan pemerintah terbuka menerima bantuan dari negara mana pun, termasuk Singapura. Bantuan itu dapat membantu pemadaman kebakaran hutan dan mengurangi asap lintas batas.