Politik Identitas yang Memecah

Minggu ini, pemilih di ibu kota Indonesia mengikuti pemilu yang menyorot identitas gubernur petahana. Gubernur itu adalah seorang Kristen keturunan Tionghoa, di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Exit poll menunjukkan Basuki Tjahaja Purnama memimpin, tetapi ia gagal meraih 50% suara yang dibutuhkan untuk menghindari putaran kedua. Ahok akan berhadapan dengan mantan Menteri Pendidikan…

Baca Selengkapnya

Masyarakat Sipil Islam Terpinggirkan dalam Demokrasi Indonesia

Militer menggelar aksi lintas agama di Monumen Nasional, Jakarta, yang melibatkan sekitar 30.000 orang pada pekan ini. Dalam kegiatan tersebut, peserta berdoa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan, dan mengibarkan Merah Putih. Mereka menjadikan kegiatan itu simbol perdamaian dan persatuan Indonesia. Meski TNI dan Polri menginisiasi acara ini, sekitar 15.000 tokoh agama, anggota komunitas keagamaan, dan aktivis…

Baca Selengkapnya

Janji Jokowi Kosong: Pertumbuhan Radikalisme Tetap Menguat

Pada Selasa (22 November), Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintahannya berkomitmen mencegah meluasnya radikalisme di negara berpenduduk Muslim terbesar. Pernyataan itu muncul setelah kabar bahwa kelompok Islamis garis keras merencanakan protes beberapa minggu mendatang untuk menggulingkan pemerintahan. Media melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir Jokowi menggelar pertemuan dengan mitra koalisi, tokoh politik, dan tokoh agama terkemuka….

Baca Selengkapnya

Di Tengah Kemarahan Publik, Jokowi Upayakan Stabilitas Nasional

Presiden Jokowi seharusnya melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia pekan ini. Namun ia menghabiskan dua hari terakhir mengunjungi angkatan bersenjata dan organisasi Islam utama. Kunjungan itu bertujuan menjaga stabilitas di tengah kemarahan publik atas tuduhan penistaan agama terhadap Gubernur Jakarta. Setelah mengunjungi markas TNI dan Nahdlatul Ulama pada Senin, Jokowi Selasa mengunjungi PTIK dan markas Muhammadiyah….

Baca Selengkapnya

Reformasi Indonesia: Tinjauan Kritis dari Sudut Pandang Internal

Indonesia kerap mendapat apresiasi sebagai negara yang berhasil karena mampu menjalani peralihan dari rezim otoriter menuju demokrasi dengan relatif lancar. Keberhasilan ini semakin menonjol ketika harapan Musim Semi Arab memudar, dan negara-negara Timur Tengah serta Afrika Utara kembali konflik. Di Asia Tenggara, demokrasi juga mengalami kemerosotan meski sebelumnya sempat menunjukkan janji. Di tengah tren global…

Baca Selengkapnya

Pembatalan Kunjungan Jokowi: Kegagalan Atasi Protes

Protes Islamis yang berujung kekerasan di Jakarta membuat Presiden Joko Widodo membatalkan kunjungannya ke Australia. Jokowi seharusnya tiba pada Minggu untuk kunjungan tiga hari. Agenda mencakup pertemuan dengan Perdana Menteri Malcolm Turnbull, menteri, dan pemimpin bisnis. Protes yang awalnya damai pada Jumat berubah menjadi kekerasan setelah menanggapi tuduhan bahwa gubernur Kristen menghina Al‑Quran.

Baca Selengkapnya

Jokowi-Prabowo Gagal Redam Ketegangan Jelang Unjuk Rasa

Suasana riang; ketika Prabowo meminta, Presiden Jokowi menunggang kuda jantan bernama Salero dan menghibur tuan rumah dengan candaan merendah. Jokowi menyebut kuda ini sangat besar, dia ringan, dan seolah kuda ini tersenyum kepadanya karena perawakannya yang ramping. Prabowo tegas menjawab bahwa keunggulannya jelas: ia ringan dan kuda menyukai penunggang ringan. Selanjutnya, di ruang tamu rumah…

Baca Selengkapnya

Partai-Partai Kecil Terancam Tersingkir dari Panggung Politik

Pembahasan rancangan undang-undang pemilu berikutnya dapat menentukan keberlangsungan partai-partai kecil karena partai besar kembali mendorong kenaikan ambang batas pemilihan. Pada awal bulan ini Presiden Joko Widodo mengajukan rancangan undang‑undang yang tetap menetapkan ambang batas parlemen sebesar 3,5%. Ketentuan tersebut mengharuskan partai politik memperoleh sedikitnya 3,5% suara nasional agar mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Namun,…

Baca Selengkapnya