UNESCO Indonesia Dikritik

Penyelenggara mengadakan forum tujuh hari ini di tiga Situs Warisan Dunia Indonesia—Sangiran, Prambanan, dan Borobudur. Forum bertujuan meningkatkan kesadaran kaum muda tentang pentingnya situs dan perlindungan Warisan Dunia. Forum ingin membuat kaum muda mengenal prinsip dasar pelestarian Warisan Dunia, khususnya Warisan Budaya. Kegiatan ini mendorong keterlibatan pemuda dalam melindungi serta mempromosikan warisan budaya Indonesia. Forum…

Baca Selengkapnya

Amfibi Indonesia di Ambang Kepunahan

Indonesia termasuk di antara negara yang memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi, termasuk ragam amfibi. Sayangnya, publik kurang menyadari keberadaan amfibi tersebut padahal beberapa spesies menghadapi ancaman kepunahan. Mirza Dikari Kusrini, pakar herpetofauna IPB, mengatakan bahwa studi amfibi di Indonesia jauh tertinggal dibandingkan penelitian tentang orangutan, harimau, dan gajah. Peneliti sangat sedikit melakukan kajian amfibi, dan…

Baca Selengkapnya

Kebanggaan Nasional Dipolitisasi, Kritik Tajam Mengarah ke Retno

Retno Marsudi, wanita pertama yang menjabat Menteri Luar Negeri, mengakui bahwa tanggung jawabnya berat. Namun hampir 30 tahun pengalaman diplomatik dan kesadaran akan tugas membuatnya melangkah maju dengan penuh percaya diri. Setiap pekerjaan menghadapi tantangan, begitu pula tugas diplomat. Menjadi Menteri Luar Negeri membawa tanggung jawab besar; kerja keras bukan pilihan melainkan kewajiban, ujarnya saat…

Baca Selengkapnya

Kerja Sama Tasmania Ungkap Kelemahan Akademisi Keperawatan

Kesepakatan akhir pekan ini menempatkan Universitas Tasmania sebagai pihak penting dalam peningkatan kompetensi akademisi keperawatan dan kebidanan di Indonesia. Program Magister Keperawatan kolaboratif memungkinkan mahasiswa Indonesia belajar dua tahun di UGM dan Universitas Tasmania. Angkatan pertama program ini akan berangkat pada tahun depan. Profesor Gary O’Donovan bersama Rektor UGM Dwikorita Karnawati dan Direktur LPDP Eko…

Baca Selengkapnya

Mahasiswa Indonesia di Australia Kritik Tata Kelola Pemerintahan

Pada 29 Maret 2015, 25 mahasiswa penerima Beasiswa Australia Award berkumpul di Canberra. Mereka mengikuti BAGUS 3, program pengenalan tiga hari tentang pemerintahan Australia. BAGUS adalah singkatan dari Bringing Australian Government Understanding to Students. Program ini bagian dari Program Pengayaan on Award untuk mahasiswa Indonesia penerima beasiswa. Ini adalah penyelenggaraan BAGUS ketiga. Program ini menjadi…

Baca Selengkapnya
Raden Mas Soewardi Soerjaningrat

Ki Hajar Dewantara: Pelopor Pendidikan dan Kesenjangan Belajar

Ki Hajar Dewantara, yang juga terkenal sebagai Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, lahir pada 1889 dan meninggal pada 1959. Ia menulis, menjadi kolumnis, berkiprah sebagai tokoh politik, serta berjuang melawan penjajahan Belanda. Masyarakat mengenang dirinya terutama sebagai pelopor pendidikan di tanah jajahan. Lahir di Yogyakarta, Ki Hajar mendirikan sekolah Taman Siswa pada 1922. Melalui lembaga ini,…

Baca Selengkapnya
program Bantuan Operasional Sekolah

Tantangan dan Kesenjangan Kualitas Pendidikan

Pada tahun ini, Indonesia menandai 10 tahun pelaksanaan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Inisiatif ini menjamin ketersediaan dana operasional sekolah dan meringankan beban biaya pendidikan keluarga. Inisiatif ini juga mendorong penerapan manajemen berbasis sekolah. Program BOS mencakup luas, menjangkau sekitar 43 juta siswa dasar dan menengah. Setiap tahun, SD menerima Rp800.000 per siswa, dan SMP…

Baca Selengkapnya