Bonifacius Hendar Putranto, dosen FIKOM UMN, menjadi dosen Indonesia pertama mengajar di Universitas Parul melalui IVPP selama sebulan. Program IVPP menghadirkan sembilan profesor dari Jerman, Jamaika, Amerika Serikat, Rusia, Afrika Selatan, Australia, dan Vietnam. Kehadiran mereka membentuk komunitas akademik multinasional untuk pertukaran pandangan lintas budaya.
UMN menegaskan komitmennya memperluas jaringan dan kontribusi global. UMN memilih untuk terlibat dalam program internasional ini sebagai langkah strategis. Tujuannya meningkatkan eksposur dan kerja sama akademik lintas batas.
Sejak awal, Hendar tertarik mengikuti Program IVPP yang Pusat Hubungan dan Penelitian Internasional Universitas Parul selenggarakan. Dr. Preeti Nair memimpin program itu dan menargetkan pemberian paparan internasional kepada mahasiswa serta dosen. Para ahli internasional menyampaikan pengetahuan dan perspektif yang menjadi sumber paparan tersebut.
Selama lebih dari sebulan, Hendar mengajar 21 pertemuan mata kuliah Komunikasi Antarbudaya dan Manajemen Konflik. Ia mengajar untuk 30 mahasiswa MBA Fakultas Studi Manajemen sesuai program akademik dan keahliannya.
Sejarah Konflik
Hendar tertarik karena keahliannya di Komunikasi Antarbudaya dan Etika Komunikasi. Ia menyoroti sejarah konflik antarbudaya yang kompleks di India dan memasukkan isu konflik gender. Ia mempertimbangkan meningkatnya kekerasan terhadap perempuan sejak akhir 2012 untuk memperkaya perspektif kritis mahasiswa.
Di luar mengajar, Hendar berdiskusi tentang keterlibatan penelitian dengan dosen MBA FMS dan Jurnalistik Komunikasi Massa FSL Universitas Parul. Para peneliti menggunakan forum itu untuk menyebarkan temuan yang mereka publikasikan di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Forum juga mendorong publikasi kolaboratif dan pengembangan penelitian lintas institusi antara Fakultas Komunikasi UMN dan Universitas Parul.
Hendar mengatakan bahwa selama sebulan mengikuti IVPP ia menemukan banyak hal baru, mulai dari kunjungan ke Pusat Keterampilan dan Simulasi Tingkat Lanjut serta Rumah Sakit Parul Sevashram yang menunjukkan praktik pendidikan dan pelatihan profesional di bidang kesehatan, hingga pengamatan tentang penerapan kode etik profesional dalam masyarakat multikultural; ia juga memperoleh pemahaman lebih dalam tentang budaya India dan keterbukaan masyarakatnya, pengalaman yang diperkaya lewat pertemuan dengan Rektor Dr. Devanshu Patel dan pimpinan universitas yang memberi wawasan strategis tentang manajemen institusi dan penguatan jaringan akademik internasional.
Keterlibatan dalam program IVPP menjadi langkah nyata untuk memperkuat kerja sama yang sudah berjalan antara UMN dan Universitas Parul, sekaligus membuka peluang perluasan Jaringan Riset Internasional (IRN) melalui koneksi dengan profesor dari berbagai negara. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong publikasi kolaboratif terindeks Scopus dan pengembangan riset lintas institusi di bidang Komunikasi Antarbudaya, Keberlanjutan dan Pengarusutamaan Gender serta Perubahan Sosial.