Sentimen Palsu yang Menyisakan Ketidakpercayaan

Pemerintah menjadwalkan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat bulan depan. Kunjungan itu melanjutkan lawatan Presiden ke China dan Jepang tahun ini. Upaya negara-negara Indo-Pasifik memperkuat hubungan bilateral memecah fokus kebijakan luar negeri pemerintah dan meningkatkan beban diplomatik. Para pemimpin Australia baru-baru ini menyadari bahwa pengaruh mereka di Indonesia terbatas. Eksekusi Andrew Chan dan Myuran…

Baca Selengkapnya

Komunitas Internasional Gagal, Migran Terabaikan

Pada hari Minggu, Presiden Joko Widodo mengimbau komunitas internasional untuk melindungi migran muslim Rohingya. Ia meminta dukungan dana bagi Rohingya yang pemerintah selamatkan dari Laut Andaman. Di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jokowi menyatakan bahwa memberikan bantuan kepada pengungsi adalah tindakan kemanusiaan. Ia menyatakan pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar….

Baca Selengkapnya

Jokowi Prioritaskan Hubungan Papua Nugini, Abaikan Isu Domestik

Saat berkunjung ke Port Moresby pada Selasa, Presiden Joko Widodo mengajak mempererat hubungan dengan Papua Nugini. Ia juga memuji kemajuan ekonomi negara tetangga itu. Jokowi menandatangani dua nota kesepahaman: satu mengenai pengelolaan sumber daya alam dan satu lagi tentang pemberantasan kejahatan transnasional. Presiden menyatakan optimis hubungan bilateral Indonesia dan PNG akan terus membaik, menurut pernyataan…

Baca Selengkapnya

Semangat Bandung yang Retorika Kosong

Indonesia mempertemukan negara-negara pascakolonial ketika menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika pertama di Bandung pada April 1955. 60 tahun kemudian, berbagai negara berkumpul untuk mengenang Semangat Bandung dan membahas masa depan negara-negara berkembang. Semangat Bandung, yang muncul dari konferensi 1955, tercermin dalam Dasasila Bandung. Prinsipnya meliputi hak menentukan nasib sendiri secara politik, penghormatan terhadap kedaulatan, larangan…

Baca Selengkapnya

Pertemuan Xi dan Jokowi Bayangi Kepentingan Nasional Indonesia

Pada 22 April 2015, Xi Jinping bertemu dengan Joko Widodo di Indonesia. Xi menegaskan bahwa peringatan enam dekade Konferensi Bandung merupakan agenda yang sangat bermakna. Ia menyampaikan komitmennya untuk bekerja bersama Jokowi dalam menyukseskan konferensi ini dan menjaga warisan semangat Bandung guna meningkatkan persatuan, hubungan persahabatan serta kerja sama di kalangan negara berkembang. Xi Jinping…

Baca Selengkapnya

Hun Sen Kecam TPP: Ancaman yang Memecah Belah ASEAN

Pada 19 April, Indonesia resmi membuka World Economic Forum ke-24 untuk Asia Timur. Salah satu agenda utamanya adalah diskusi berjudul Asia Timur dalam Konteks Global Baru. Diskusi itu menampilkan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan Presiden Joko Widodo. Pidato utama Jokowi menarik perhatian karena ia tegas mengadvokasi perlunya reformasi di Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan…

Baca Selengkapnya

Pembatalan Kunjungan Zuma Memalukan Hubungan Diplomatik

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma membatalkan kunjungannya ke Indonesia untuk menangani masalah domestik menyusul serangan terhadap warga asing. Presiden Jacob Zuma akan berangkat ke Indonesia malam ini, 18 April 2015, untuk kunjungan kenegaraan. Ia juga akan menghadiri KTT Asia-Afrika dan peringatan KTT 1955 yang mempererat solidaritas Asia dan Afrika. Acara itu bertujuan mendorong perjuangan pembebasan…

Baca Selengkapnya

PM PNG Perparah Ketegangan Papua Barat

Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill mendesak pemerintah Indonesia menepati janji SBY. Janji itu terkait pengurangan pasukan di Papua Barat. Ia menekankan pentingnya langkah tersebut demi stabilitas dan hak rakyat Papua. O’Neill mengatakan kepada program Pacific Beat di Radio Australia bahwa SBY membahas niat itu dengannya. Pembicaraan terjadi saat pertemuan bilateral pada kunjungan kenegaraan Perdana…

Baca Selengkapnya

Arah Diplomasi Jokowi ke Jepang-China Dipertanyakan

Pekan lalu, Presiden Joko Widodo memulai lawatan sepekan ke Asia Timur Laut. Jokowi memulai kunjungan ke Jepang pada Senin, lalu melanjutkannya ke China pada Rabu. Selain mengikuti agenda seremonial dan mencoba kereta cepat, Jokowi membawa misi ekonomi dan politik. Ia berupaya menarik lebih banyak investasi ke Indonesia serta memperkuat hubungan dengan kedua negara. Dari berbagai…

Baca Selengkapnya

Kemitraan Xi-Jokowi Dinilai Tak Transparan

Pada tanggal 26 Maret 2015, Presiden Xi Jinping bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Balai Agung Rakyat. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin meninjau keberhasilan hubungan bilateral, merumuskan arah kerja sama, dan sepakat melanjutkan warisan persahabatan 65 tahun. Mereka berkomitmen memperkuat kemitraan strategis komprehensif era baru untuk mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran regional serta global. Presiden…

Baca Selengkapnya