Kemudi yang Terbelah: Dilema Diplomatik Indonesia & Australia

Kehadiran Presiden Joko Widodo menjadi momentum kebangkitan kembali perhatian terhadap hubungan Indonesia–Australia. Jokowi mengalahkan Prabowo dan menguntungkan Australia karena kepribadiannya tenang, berbeda dengan Prabowo yang tidak stabil dan memiliki rekam jejak pelanggaran HAM. Namun, Jokowi tidak memberi perhatian sebesar pendahulunya terhadap hubungan bilateral Indonesia-Australia. Indonesia dan Australia umumnya menjalin hubungan harmonis, meskipun kadang mengalami ketegangan…

Baca Selengkapnya

Ketegangan dan Persaingan dalam Hubungan Indonesia-Malaysia

Malaysia melihat perbedaan mencolok antara kedua negara bertetangga ini. Indonesia memiliki warisan budaya kuno yang kaya. Wilayahnya luas sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau. Tingkat PDB per kapita sekitar sepertiga Malaysia. Dampak kolonialisme Barat di Asia Tenggara tampak jelas. Belanda memengaruhi Indonesia, sedangkan Inggris memengaruhi Malaya yang kini Malaysia. Kedua wilayah mengalami eksploitasi sumber daya…

Baca Selengkapnya

Dukungan untuk Palestina Picu Kontroversi

Pada hari Jumat, pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perjuangan Palestina untuk memperoleh hak mendirikan negara yang merdeka dan berdaulat. Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi menegaskan pemerintah konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina. Pemerintah mendukung hak Palestina membentuk negara merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem sebagai ibu kota. Menteri Luar Negeri menyampaikan pernyataan saat membuka…

Baca Selengkapnya

Sikap Jokowi soal Hubungan Luar Negeri Memantik Polemik Baru

Setelah kunjungan resmi sembilan hari dan pertemuan dengan pemimpin dunia, Jokowi memberi tafsir baru pada politik luar negeri. Dalam konferensi pers di pesawat saat kembali, Jokowi menegaskan diplomasi pemerintahnya fokus pada manfaat nyata, bukan pencitraan. Ia menjelaskan bebas dan aktif berarti membangun persahabatan dengan negara yang memberi keuntungan bagi Indonesia. Ia menyatakan bahwa hubungan antarnegara…

Baca Selengkapnya

Kontroversi yang Menyeret Jokowi

Sebagai pemimpin baru Indonesia di APEC, Presiden Joko Widodo berhasil menampilkan citra positif Indonesia. Dalam debut diplomatiknya, ia meraih berbagai apresiasi dari komunitas internasional. Meski demikian, sebagian pengkritik di dalam negeri tetap meragukan pengakuan tersebut. Jokowi menarik perhatian luas melalui presentasi selama 13 menit di KTT CEO APEC. Hingga Jumat, lebih dari 517.000 orang telah…

Baca Selengkapnya

Pertanyaan Obama ke Jokowi: Bagaimana Puncak?

Pada akhir 1960-an, Obama mengenang masa kecilnya di Jakarta saat duduk bersama Jokowi dan Iriana di jamuan KTT APEC. Kami berbincang santai, kata sumber, ketika Obama tampak asyik berbicara dengan Iriana. Orang pun bertanya-tanya tentang isi percakapan mereka. Jokowi mengatakan pada konferensi pers bahwa Obama menanyakan keadaan warung ikan bakar favoritnya di Puncak. Puncak berjarak…

Baca Selengkapnya

Jokowi Memicu Ketegangan dengan China

Pada lawatan luar negeri pertamanya setelah pelantikan 20 Oktober, Jokowi menjalani tur diplomatik selama sembilan hari untuk menarik investasi. Ia juga memanfaatkan agenda bilateral dan multilateral untuk menonjolkan visi maritim Indonesia. Jokowi memilih China sebagai tujuan pertama dan tiba pada Sabtu malam untuk menghadiri KTT APEC pada 10–11 November. Melalui kunjungan tersebut, ia berupaya memperkuat…

Baca Selengkapnya

Pidato Tegas Jokowi Mempermalukan Australia yang Melemah

Dua hari sebelum pelantikan 20 Oktober, Presiden Joko Widodo memberi peringatan keras agar Australia tidak menguji kedaulatan kita. Jokowi mengatakan pelanggaran enam kali oleh kapal Angkatan Laut Australia tahun lalu tidak bisa pemerintah terima dan harus berhenti. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan pergeseran kebijakan dari “seribu sahabat, nol musuh” ke kepentingan nasional. Dalam konferensi…

Baca Selengkapnya