Pada 22 April 2015, Xi Jinping bertemu dengan Joko Widodo di Indonesia. Xi menegaskan bahwa peringatan enam dekade Konferensi Bandung merupakan agenda yang sangat bermakna. Ia menyampaikan komitmennya untuk bekerja bersama Jokowi dalam menyukseskan konferensi ini dan menjaga warisan semangat Bandung guna meningkatkan persatuan, hubungan persahabatan serta kerja sama di kalangan negara berkembang. Xi Jinping menegaskan bahwa tahun tersebut bertepatan dengan 65 tahun hubungan diplomatik China dan Indonesia. Ia menyebut kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke China pada bulan sebelumnya berlangsung sukses.
Menurut Xi, kedua negara perlu segera mengubah kesepakatan bilateral menjadi hasil nyata secara lebih efektif. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi intensif di semua tingkatan, mempercepat pelaksanaan berbagai kesepakatan, serta menyelaraskan strategi pembangunan kedua negara. Xi turut mendorong peningkatan perdagangan yang lebih seimbang melalui langkah-langkah menyeluruh. Ia menilai kedua pihak perlu menjalankan perjanjian pertukaran mata uang lokal secara serius dan memperkuat kerja sama praktis di bidang penerbangan, maritim, ilmu pengetahuan, teknologi serta pertukaran masyarakat dan budaya. China juga siap mendorong lebih banyak perusahaan kompeten untuk terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia.
Meningkatkan Wisatawan
Selain itu, China ingin meningkatkan jumlah warganya yang berwisata ke Indonesia. Kedua negara juga dinilai perlu memperkuat kerja sama dalam forum multilateral, termasuk PBB, APEC dan G20. Kerja sama ini mencakup koordinasi isu global seperti perubahan iklim, keamanan energi dan ketahanan pangan. Xi menambahkan bahwa China akan terus mendukung pembangunan komunitas ASEAN serta peran sentral ASEAN dalam kerja sama kawasan. Joko Widodo memberikan sambutan hangat kepada Presiden Xi Jinping yang hadir dalam KTT Asia-Afrika dan peringatan enam dekade Konferensi Bandung di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa Indonesia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan China di seluruh bidang. Indonesia juga akan menelaah dan menjajaki secara mendalam peluang kolaborasi yang lahir dari gagasan Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 serta agenda pembangunan baru Indonesia. Pemerintah Indonesia turut menyambut baik perluasan investasi China dalam pembangunan infrastruktur. Setelah pertemuan berlangsung, Xi Jinping dan Joko Widodo hadir menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama terkait proyek kereta cepat China-Indonesia. Setelah pertemuan ini berlangsung, China dan Indonesia mengeluarkan Komunike Pers Bersama sebagai pernyataan resmi kedua negara.