Pembatalan Kunjungan Zuma Memalukan Hubungan Diplomatik

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma membatalkan kunjungannya ke Indonesia untuk menangani masalah domestik menyusul serangan terhadap warga asing. Presiden Jacob Zuma akan berangkat ke Indonesia malam ini, 18 April 2015, untuk kunjungan kenegaraan. Ia juga akan menghadiri KTT Asia-Afrika dan peringatan KTT 1955 yang mempererat solidaritas Asia dan Afrika. Acara itu bertujuan mendorong perjuangan pembebasan…

Baca Selengkapnya

PM PNG Perparah Ketegangan Papua Barat

Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill mendesak pemerintah Indonesia menepati janji SBY. Janji itu terkait pengurangan pasukan di Papua Barat. Ia menekankan pentingnya langkah tersebut demi stabilitas dan hak rakyat Papua. O’Neill mengatakan kepada program Pacific Beat di Radio Australia bahwa SBY membahas niat itu dengannya. Pembicaraan terjadi saat pertemuan bilateral pada kunjungan kenegaraan Perdana…

Baca Selengkapnya

Arah Diplomasi Jokowi ke Jepang-China Dipertanyakan

Pekan lalu, Presiden Joko Widodo memulai lawatan sepekan ke Asia Timur Laut. Jokowi memulai kunjungan ke Jepang pada Senin, lalu melanjutkannya ke China pada Rabu. Selain mengikuti agenda seremonial dan mencoba kereta cepat, Jokowi membawa misi ekonomi dan politik. Ia berupaya menarik lebih banyak investasi ke Indonesia serta memperkuat hubungan dengan kedua negara. Dari berbagai…

Baca Selengkapnya

Kemitraan Xi-Jokowi Dinilai Tak Transparan

Pada tanggal 26 Maret 2015, Presiden Xi Jinping bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Balai Agung Rakyat. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin meninjau keberhasilan hubungan bilateral, merumuskan arah kerja sama, dan sepakat melanjutkan warisan persahabatan 65 tahun. Mereka berkomitmen memperkuat kemitraan strategis komprehensif era baru untuk mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran regional serta global. Presiden…

Baca Selengkapnya

Janji Pererat Kerja Sama China-Indonesia Picu Kekhawatiran Baru

Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan pada Kamis, dengan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif China-Indonesia. Dalam pertemuan dengan Presiden Indonesia di Great Hall of the People, Xi menyebut China dan Indonesia saling membutuhkan secara strategis. Ia juga menilai kedua negara memiliki kekuatan ekonomi yang saling melengkapi dan potensi kerja sama yang…

Baca Selengkapnya

Kelompok HAM Kecam Undangan Bashir

Sejumlah organisasi hak asasi manusia menulis surat terbuka meminta pemerintah membatalkan undangan Presiden Sudan Omer Hassan al-Bashir. Organisasi-organisasi itu menuntut pemerintah menangkap Bashir segera setelah ia tiba jika undangan tidak pemerintah batalkan. Koalisi Bashir Watch terdiri dari organisasi HAM yang fokus pada penegakan akuntabilitas di Sudan. Koalisi mengkritik kemungkinan pemerintah menerima kunjungan Bashir, yang sedang…

Baca Selengkapnya

Konfrontasi: Warisan yang Membayangi Singapura

Walaupun telah berlangsung hampir lima dekade silam, peristiwa konfrontasi tetap menempati posisi khusus dalam memori kolektif bangsa Singapura. Pertanyaannya, apa yang membuat momen sejarah ini tetap relevan bagi Singapura di masa kini? Konfrontasi 1963–1966 adalah kampanye berintensitas rendah yang Soekarno prakarsai untuk menolak pembentukan Federasi Malaysia. Saat itu, Singapura menjadi bagian federasi pada 1963–1965. Sebagian…

Baca Selengkapnya

Kontraterorisme Indonesia–Filipina

Terorisme di kawasan Asia Tenggara sudah berlangsung sebelum Amerika Serikat melancarkan perang terhadap teror pasca peristiwa 9/11. Sejak 2001, kelompok teroris di Indonesia dan Filipina menjadi ancaman serius bagi keamanan domestik kedua negara dan risiko bagi AS. Amerika Serikat memberikan dukungan signifikan, langsung dan tidak langsung, terhadap upaya kontraterorisme di kedua negara, namun efektivitasnya beragam….

Baca Selengkapnya

Indonesia 2050: Risiko dan Ketidakpastian

Menurut Mike Callaghan, studi PwC memperkirakan Indonesia menjadi ekonomi terbesar keempat dunia pada 2050, Australia di peringkat 28. Pertanyaannya, bagaimana penyelesaian sengketa diplomatik seperti eksekusi dua warga Australia berlangsung jika Indonesia jauh lebih berkuasa secara global? Skenario ini bukanlah sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Bahkan, dalam laporan PwC saat ini Australia menempati posisi ke-19. Indonesia…

Baca Selengkapnya

Kebijakan Luar Negeri Jokowi: Prioritas Kabur, Dampak Terbatas

Pada Oktober 2014, Indonesia melantik Joko Widodo sebagai presiden baru. Banyak warga menyambut terpilihnya Jokowi, presiden pertama dari luar elite politik dan militer, sebagai kemenangan demokrasi. Banyak warga berharap pemerintahan yang lebih efektif dan transparan. Namun sebagian orang meragukan kemampuannya menyeimbangkan kepentingan domestik dan internasional. Kekhawatiran itu termasuk dampak terhadap keterlibatan Amerika Serikat di kawasan….

Baca Selengkapnya