Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong penguatan konektivitas pembayaran internasional melalui QRIS. Tujuannya agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia lebih mudah menerima pembayaran dari pasar global. Irene menyatakan kementerian mempererat kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memudahkan konektivitas pembayaran bagi pelaku ekonomi kreatif di luar negeri. Upaya ini penting untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berorientasi dan berdaya saing global. Irene mengatakan pembayaran tidak hanya lewat internet atau saat menjangkau pelanggan lama.
Bank Indonesia juga akan memfasilitasi arus kas agar pembayaran mengalir. Irene menyatakan pelaku ekonomi kreatif Indonesia menargetkan bukan hanya pasar domestik, tetapi juga konsumen di berbagai negara. Ia menyebut beberapa negara, termasuk Jepang, Amerika dan negara berkembang lain, sangat berminat pada produk Indonesia. Namun pelaku ekonomi kreatif masih menghadapi berbagai hambatan mengekspor. Salah satunya adalah keterbatasan akses rekening bank dan mekanisme penerimaan pembayaran di negara tujuan.
Irene mengatakan saat berkunjung ke Jepang, Amerika dan negara berkembang lain produk Indonesia sangat diminati, namun penjual di sana kesulitan membuka rekening bank sehingga sulit menerima pembayaran. Ia yakin konektivitas ekonomi kreatif tak hanya lewat internet yang menghubungkan pelaku bisnis dan konsumen lintas negara; kemudahan fasilitas pembayaran juga penting agar arus dana transaksi berjalan lancar. Irene berpendapat bahwa penguatan sistem pembayaran akan membantu pelaku ekonomi kreatif memperluas pasar internasional.
Ia mencontohkan peluncuran QRIS saat promosi produk Indonesia di Singapura, yang melibatkan lebih dari 100 merek dan lebih dari 20 subsektor ekonomi kreatif. Dalam acara tersebut, pembayaran untuk produk Indonesia tidak hanya memakai kartu kredit tetapi juga QRIS; Irene menilai penguatan konektivitas pembayaran digital merupakan bagian penting dari infrastruktur yang mendukung perluasan pasar dan mempermudah transaksi domestik maupun internasional bagi ekonomi kreatif Indonesia.