Pembebasan 5 Tahanan Papua Goyang Janji Reformasi

Presiden Joko Widodo mengumumkan pencabutan pembatasan peliputan asing di Papua Barat dan pembebasan sejumlah tahanan politik. Kebijakan ini melonggarkan kontrol pemerintah di wilayah kaya mineral yang lama menghadapi pemberontakan berskala kecil. Sejak menjabat, Jokowi memusatkan perhatian pada Papua Barat dan berjanji mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat berkunjung ke Jayapura, Jokowi mengampuni lima tahanan…

Baca Selengkapnya

Hai Fa Gagalkan Operasi Anti-Ilegal

Akhir Desember, petugas menahan MV Hai Fa, kapal berbendera Panama berawak warga China, di perairan timur kepulauan. Petugas menduga kapal itu beroperasi tanpa izin dan sengaja mematikan pemancar sinyal untuk menghindari pengawasan. Petugas membuka palka dan menemukan sekitar 900 ton ikan dan udang, termasuk 66 ton hiu martil. Mereka juga menemukan hiu sirip putih dan…

Baca Selengkapnya

Orangutan Terjebak di Lautan Minyak Sawit

Para konservasionis menyelamatkan seekor orangutan terdampar di Sumatra karena perluasan perkebunan kelapa sawit. Pusat Informasi Orangutan melakukan operasi penyelamatan awal April setelah menerima laporan tentang seekor orangutan jantan dewasa yang terisolasi. Krisna, koordinator lapangan Unit Respons Konflik Manusia‑Orangutan OIC, mengatakan tim menemukan orangutan itu dalam kondisi kesehatan buruk. Dokter hewan memeriksa orangutan, mendapati ia sangat…

Baca Selengkapnya

Jenazah Warga Australia Kembali

Perdana Menteri Tony Abbott yakin Indonesia dan Australia dapat memulihkan hubungan meski terjadi ketegangan. Ketegangan muncul karena eksekusi dua warga Australia terkait narkoba. Media melaporkan jenazah mereka tiba kembali hari ini. Regu tembak mengeksekusi Andrew Chan (31) dan Myuran Sukumaran (34) pada Rabu karena keterlibatan mereka dalam penyelundupan heroin dari Bali ke Australia, meskipun komunitas…

Baca Selengkapnya

Eksekusi dan Kegagalan Negara

Sebagian orang Indonesia kerap menyindir bahwa negaranya seolah menjadi “tempat tak terlihat” terbesar di dunia. Indonesia baru menarik perhatian dunia internasional ketika terjadi peristiwa besar dan tragis. Contohnya bencana tsunami, aksi terorisme dengan ledakan bom, atau eksekusi hukuman mati oleh regu tembak. Kamis dini hari, regu tembak polisi mengeksekusi warga Indonesia, dua warga Australia, empat…

Baca Selengkapnya

Eksekusi Terpidana Narkoba Picu Kritik Sistem Peradilan

Pemerintah akhirnya menggunakan peti mati yang mereka siapkan untuk para terpidana dalam eksekusi terbaru di Nusakambangan. Pada 29 April 2015, otoritas mengeksekusi delapan terpidana mati. Tujuh di antaranya warga asing dari Australia, Ghana, Nigeria, dan Brasil. Mereka pemerintah hukum karena penyelundupan narkotika. Bagi regu pelaksana, prosedur itu bukan hal baru. Pemerintah sebelumnya mengeksekusi enam terpidana…

Baca Selengkapnya

Eksekusi Mati Indonesia Disorot karena Gelombang Kecaman

Sejumlah surat kabar Australia memuat gambar keluarga yang berduka di halaman depan setelah pemerintah Indonesia memastikan eksekusi dua warganya. Editorial media setempat turut mengecam tindakan ini, yang mereka nilai menunjukkan kurangnya rasa kemanusiaan. Respons itu sangat berbeda dari liputan media dan percakapan media sosial Indonesia. Di sana terlihat sedikit simpati terhadap terpidana yang mengalami eksekusi….

Baca Selengkapnya

Indonesia Dikecam atas Eksekusi Mati

Amnesty International menilai eksekusi delapan orang di Indonesia mengabaikan proses hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Organisasi itu mendesak pemerintah membatalkan rencana eksekusi berikutnya. Regu tembak mengeksekusi delapan terpidana, termasuk warga Indonesia dan asing, di Pulau Nusakambangan hari ini. Pengadilan menyatakan mereka semua bersalah dalam kasus perdagangan narkoba. Namun, Presiden Jokowi membatalkan eksekusi warga Filipina,…

Baca Selengkapnya

Hitungan Mundur Eksekusi: Terpidana Mati Hadapi Tenggat 72 Jam

Juru bicara Kejaksaan Agung mengatakan sembilan dari 10 terpidana mati telah menerima pemberitahuan eksekusi 72 jam sebelumnya. Mayoritas dari mereka adalah warga negara asing. Tony Spontana menyampaikan pada hari Minggu bahwa pemberitahuan 72 jam menandakan eksekusi paling cepat tiga hari setelah pemberitahuan. Ia menambahkan pelaksanaan itu mungkin berlangsung lebih lama. Ia menegaskan pihak berwenang tidak…

Baca Selengkapnya

PBB Langgar Kedaulatan; Eksekusi Tetap Dilanjutkan

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan agar pemerintah membatalkan rencana eksekusi sembilan narapidana terkait narkotika. Pemerintah menjadwalkan eksekusi itu dalam beberapa hari ke depan. Kesembilan terpidana berasal dari Australia, Nigeria, Brasil, Ghana, Filipina, dan Indonesia. Pihak berwenang memindahkan mereka ke Pulau Nusakambangan, penjara yang terkenal berpengamanan tinggi. Pemerintah menjadwalkan eksekusi oleh regu tembak di sana…

Baca Selengkapnya