Popularitas Prabowo Turun ke 51,1%

Presiden Prabowo Subianto mencatat tingkat popularitas sebesar 51,1% pada Juli 2026 berdasarkan hasil jajak pendapat. Responden menilai kondisi ekonomi menjadi faktor utama penurunan dukungan, lebih dari satu setengah tahun setelah ia mulai menjabat. Popularitas Prabowo mencapai 81,2% pada November 2025, lalu turun menjadi 66,4% dalam survei yang berlangsung pada akhir Februari hingga awal Maret. Direktur…

Baca Selengkapnya

Survei: Kepuasan Publik Prabowo Turun Jadi 51%

Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo kini 51,1%, turun 30,1 poin dalam sembilan bulan terakhir. Data itu berasal dari survei SMRC bertajuk Kondisi Ekonomi dan Politik serta Tingkat Persetujuan Presiden, 5–19 Juli 2026. Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan pada Minggu, 26 Juli, bahwa penurunan tingkat persetujuan bukan tanpa sebab. Merosotnya kepuasan terhadap kinerja Presiden…

Baca Selengkapnya

Prabowo Percepat Digitalisasi Pemerintah

Dalam rapat pleno kabinet pada Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto mendorong pemerintah mempercepat digitalisasi sebagai langkah strategis. Langkah ini bertujuan menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, efisien, dan mudah terjangkau masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa lagi menunda digitalisasi pemerintahan. Menurutnya, pemerintah harus menghentikan penggunaan banyak aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri tanpa saling terhubung. Pemerintah…

Baca Selengkapnya

Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi Nasional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ladang LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, sebagai proyek strategis nasional, menjadi milestone penting dalam upaya memperkuat kemandirian energi Indonesia sekaligus mendorong percepatan transformasi menuju negara industri modern. Presiden menyampaikan pernyataan tersebut saat mengikuti upacara peletakan batu pertama proyek secara virtual dari Istana Merdeka pada Kamis. Dalam sambutannya, Prabowo…

Baca Selengkapnya

Taipan Prabowo Incar Jadi Terkaya

Saat Presiden bertemu miliarder seperti Ray Dalio, orang ini sering mengamati dari balik layar dengan tenang. Kenalan mengatakan ia tampil sederhana—kaus dan jins atau kadang jas—dan pendiam meski fasih berbahasa Inggris. Ia sengaja memilih sikap itu untuk menghindari perhatian publik. Orang mulai lebih memperhitungkan kehadirannya ketika Prabowo merombak tatanan politik lama di Asia Tenggara. Dalam…

Baca Selengkapnya

Program Makan Bergizi Gratis: Kasus Korupsi dan Pemborosan

Program makan bergizi gratis andalan Presiden Prabowo Subianto kini terseret skandal korupsi besar. Sejumlah pejabat berupaya menguasai inisiatif senilai Rp268 triliun, memicu tuduhan penyalahgunaan dan pengelolaan buruk. Pemerintah meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis pada 2025. Program itu bertujuan mengatasi stunting kronis pada anak-anak. Program itu juga meningkatkan konsentrasi belajar di sekolah dan mendorong ekonomi lokal….

Baca Selengkapnya

Prabowo Apresiasi Kerja Sama Polri untuk Stabilitas

Pada peringatan 80 tahun Polri, Prabowo menegaskan keamanan sejati bukan sekadar ketiadaan kejahatan. Keamanan sejati menciptakan rasa aman nyata sehingga warga dapat menjalani hidup dan aktivitas sehari-hari dengan tenang. Keamanan memungkinkan masyarakat bekerja tanpa rasa takut. Petani bercocok tanam dengan percaya diri dan nelayan berani melaut. Pengusaha berani berinvestasi, guru mengajar dengan tenang, anak-anak belajar…

Baca Selengkapnya

Komnas HAM: Hentikan Latihan Militer Prabowo

Komnas HAM Minggu meminta pemerintah menghentikan pelatihan militer dasar bagi calon pengelola koperasi Desa Merah Putih setelah lima peserta meninggal. Pemerintah meluncurkan program itu pada Juli lalu dan menargetkan pendirian 80.000 koperasi desa untuk menciptakan lapangan kerja serta mendukung pertumbuhan 8% pada 2029. Program ini merancang koperasi-koperasi tersebut agar menjual barang kebutuhan pokok, gas LPG…

Baca Selengkapnya

Kabut Asap Siaga Merah: Ujian Ekonomi Asia Tenggara

Musim kabut asap mengancam Asia Tenggara. Kenaikan biaya energi dan pupuk melemahkan upaya pencegahan kebakaran. Pola cuaca ekstrem juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Analis memperingatkan petani yang tertekan biaya produksi mungkin mengurangi praktik pembersihan berkelanjutan. Mereka mungkin memilih membakar lahan daripada menggunakan mesin. SIIA mengeluarkan peringatan merah langka untuk Brunei, Indonesia, Malaysia, dan…

Baca Selengkapnya

Sembuhkan Planet Kita: Bagaimana Kita Melindungi Indonesia

Indonesia merupakan salah satu kawasan paling menakjubkan dari segi ekologi di planet ini. Sekitar 17.000 pulau Indonesia tersebar di wilayah yang kaya keanekaragaman hayati. Kekayaan itu meliputi terumbu karang di Segitiga Karang hingga palung laut dalam di Laut Banda. Karena itu, para ilmuwan masih terus memetakan organisme yang hidup di perairan tersebut. Di perairan yang…

Baca Selengkapnya