Kemitraan Strategis Indonesia-AS

Kontroversi Kerja Sama Maritim RI‑AS: Siapa Diuntungkan?

Sebagai bagian dari Kemitraan Strategis Indonesia-AS, kedua negara menjalin kerja sama maritim. Kerja sama ini bertujuan memperkuat keamanan bersama dan menjaga kelestarian laut global. Selain itu, mereka mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan. Pada tanggal 24 Oktober 2015, Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerja sama tersebut.

Baca Selengkapnya
Saat Presiden Barack Obama

Diplomasi di Tengah Sorotan dan Kritik Global

Saat Presiden Barack Obama menyambut Presiden Joko Widodo di Gedung Putih pada Senin, terlihat beberapa kesamaan mencolok. Keduanya berusia 54 tahun dan berasal dari luar lingkaran politik tradisional. Perjalanan menuju kekuasaan mereka cepat dan memunculkan harapan besar akan perubahan. Namun semangat optimisme awal mulai meredup karena hasil awal kepemimpinan kurang memuaskan.

Baca Selengkapnya
Indonesia dan Amerika Serikat

Kolaborasi Indonesia-AS Dinilai Mengancam Kedaulatan Energi

Indonesia dan Amerika Serikat sepakat memperkuat kerja sama energi untuk pembangunan berkelanjutan dan ketahanan energi. Berdasarkan Kemitraan Komprehensif, kedua negara mendorong teknologi dan kebijakan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan, memperluas akses, dan menekan emisi. Kolaborasi melibatkan lembaga serta perusahaan AS, fokus pada energi bersih, sistem ketenagalistrikan, minyak dan gas berkelanjutan, serta penguatan ketahanan energi.

Baca Selengkapnya
Pergantian kepemimpinan di Australia

Turnbull Gantikan Abbott, Tapi Keraguan Indonesia Belum Hilang

Pergantian kepemimpinan di Australia pada 14 September 2015, ketika Malcolm Turnbull menggantikan Tony Abbott, tidak berdampak signifikan di Indonesia. Sebagian besar pejabat dan politisi Indonesia memilih tidak berkomentar terbuka. Juru bicara Kementerian Luar Negeri hanya menyebut Presiden Joko Widodo mengirim surat ucapan selamat kepada Perdana Menteri Turnbull.

Baca Selengkapnya