Prabowo Sambut Peluncuran Dewan Bisnis Prancis–Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menyambut positif pembentukan Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Prancis–Indonesia. Ia menilai inisiatif tersebut strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara. Dalam konferensi pers bersama Emmanuel Macron di Prancis, Kamis, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia memperluas kolaborasi bilateral. Ia juga menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan investasi antara Indonesia dan Prancis. Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya mempererat hubungan ekonomi kedua negara melalui peningkatan investasi.

Menurut Prabowo, dewan tersebut akan menjadi wadah strategis bagi kerja sama pelaku usaha Indonesia dan Prancis. Dewan itu juga akan membuka peluang investasi baru yang saling menguntungkan. Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi peningkatan keterlibatan perusahaan Prancis dalam perekonomian nasional. Ia menyoroti posisi Prancis sebagai mitra utama Indonesia di Eropa. Ia juga menyebut Prancis memiliki peran strategis di kawasan Asia Tenggara. Prabowo menambahkan bahwa hubungan ekonomi yang semakin kuat akan berkontribusi pada stabilitas regional dan pertumbuhan ekonomi.

Prabowo juga menyatakan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Prancis kini memasuki fase baru melalui penguatan kemitraan strategis yang mencakup berbagai bidang kerja sama. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah agenda prioritas, mulai dari kerja sama pertahanan, pengembangan energi bersih, pendidikan, dan riset ilmiah hingga perkembangan I-EU CEPA. Ia berharap berbagai inisiatif yang sedang dikembangkan dapat semakin mempererat hubungan kedua negara dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan data pemerintah, nilai perdagangan Indonesia dan Prancis mencapai US$2,4 miliar pada 2024, melanjutkan tren pertumbuhan positif dalam lima tahun terakhir. Namun, Indonesia masih mencatat defisit perdagangan sebesar US$532 juta terhadap Prancis pada periode yang sama. Sementara itu, Prancis tetap menjadi salah satu mitra investasi strategis Indonesia, dengan realisasi investasi mencapai US$1,69 miliar sepanjang 2021 hingga kuartal I 2026. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi menunjukkan investasi tersebut tumbuh rata-rata 33,7 persen per tahun dan telah menyerap lebih dari 37.000 tenaga kerja lokal.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *