Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek restorasi di Kompleks Candi Prambanan pada Rabu. Proyek itu mendapat dukungan dari India. Peresmian itu mengubah kunjungan kenegaraan biasa menjadi perayaan warisan budaya bersama kedua negara. Komunitas kuno membangun situs Warisan Dunia UNESCO hampir seribu tahun lalu untuk menghormati Trimurti Hindu—Brahma, Wisnu, dan Siwa. Tempat ini menjadi latar salah satu momen paling pribadi selama kunjungan PM India ke Asia Tenggara. Saat mengelilingi kompleks candi bersama Prabowo, perdana menteri menyatakan merasakan kedekatan spiritual yang kuat. Ia mengatakan suasana di sana mengingatkannya pada nuansa budaya serupa di India.
Modi menyamakan pengalamannya di Kailash Mansarovar dengan kunjungan ke Prambanan, menyebut mantra Mahamrityunjaya dan Om Namah Shivaya menyentuh hatinya. Ia mengenang ikatan seumur hidup dengan situs ziarah Siwa, dari Hatkeshwar Mahadev di Vadnagar hingga Somnath dan Kashi Vishwanath. Ia mengaitkan pengalaman itu dengan upaya pemerintah memulihkan situs warisan, menyebut Kedarnath dan koridor Mahakal paralel dengan Prambanan. Modi berterima kasih kepada Indonesia karena merawat kompleks berusia sekitar 1.200 tahun itu selama berabad-abad. Ia menyebut upaya itu sebagai prestasi yang patut dipuji.
Menarik Wisatawan
Ia memberi selamat kepada rakyat dan para penguasa Indonesia, masa lalu maupun masa kini, atas pelestariannya. Ia yakin pemugaran ini akan menarik gelombang wisatawan India baru dan menyebut Prambanan sebagai simbol warisan budaya India terbesar kedua di Asia Tenggara. Modi mengatakan ia melakukan ritual pribadi di candi yang menyimpan arca Siwa, Durga dan Ganesha sesuai tradisi kitab suci, serta menilai pengalaman ini sebagai momen spiritual yang sangat bermakna baginya. Dalam suasana santai, Modi mengatakan Prabowo meminta janjinya agar restorasi rampung sebelum 2029, dan ia berjanji akan kembali menghadiri perayaan setelah selesai.
Perdana menteri berterima kasih kepada Prabowo atas keramahannya, memuji perencanaan penyambutan, dan mewakili 140 crore warga India menyampaikan penghargaan. Sebelumnya, saat terbang dari Yogyakarta menuju candi dengan helikopter, Modi memposting foto udara dramatis kompleks candi di media sosial dengan keterangan singkat “The majestic Prambanan Temple!” Kegiatan ini menjadi puncak kebijakan Act East India, menegaskan strategi India memanfaatkan warisan budaya dan agama bersama sebagai alat diplomasi di Asia Tenggara. Proyek restorasi diharapkan mempererat hubungan bilateral sekaligus menonjolkan ikatan peradaban berabad-abad antara India dan kepulauan Indonesia.