Ketidakpercayaannya terhadap umat Muslim tampak jelas. Namun ia tetap berusaha mencari keuntungan di negara-negara mayoritas Muslim.
Sebagai ilustrasi, lihat Lido Lakes One Stop Adventure Hotel.
Para staf pun mengakui bahwa tempat ini dulunya jauh lebih baik. Saat tim inspeksi mengunjungi lokasi baru-baru ini, mereka menemukan lobi yang luas sepi kecuali seekor kucing liar. Beberapa kue tua berdebu masih ada di etalase toko kue hotel yang terbengkalai. Cat pada ayunan anak di samping kolam renang yang suram sudah mengelupas.
Calon presiden dari Partai Republik menyatakan bahwa Lido Lakes bakal segera berubah menjadi model perhotelan mewah generasi berikutnya.
Hotel Trump International Lido yang akan dibuka merupakan salah satu dari dua resor yang diumumkan sedang dikembangkan oleh Trump Hotel.
Penghentian Total dan Menyeluruh
Pada September lalu, Trump Hotels mengumumkan usaha patungan dengan perusahaan investasi MNC; empat bulan kemudian Trump mengeluarkan pengumuman kebijakan yang mengejutkan.
Dalam pengumuman kampanye, Trump menyerukan larangan menyeluruh bagi umat muslim masuk ke Amerika Serikat sampai wakil negara dapat mengklarifikasi apa yang terjadi.
Pernyataan Trump yang mengkritik dunia muslim tanpa penyesalan menimbulkan pertanyaan serius di lingkaran pemerintahan tertinggi.
Kenapa dia tidak memperbolehkan muslim masuk ke Amerika Serikat, sementara dia memiliki investasi di Indonesia?
Menurut Luhut dalam sebuah wawancara, pemerintah akan mencari mitra dagang baru bila Presiden Trump nantinya melarang masuknya lebih dari 200 juta muslim ke Amerika Serikat.
Pada 2015, nilai perdagangan barang dan jasa antara AS dan Indonesia melampaui $20 miliar.
Menurut pernyataan Luhut, Amerika tidak sanggup bertahan tanpa dukungan.
Seorang Pengusaha yang Baik
Bukan hal mengejutkan jika pandangan tentang Trump sangat terpolarisasi di masyarakat.
Pada upacara kelulusan universitas di Jakarta, tiga mahasiswa berbeda mengungkapkan ketidaksukaan terhadap Trump akibat diskriminasi terhadap muslim, sedangkan seorang lulusan lain memandangnya sebagai pengusaha yang baik.
Di sekolah asrama Islam di kota tersebut, baik guru maupun siswa menampakkan kekecewaan saat nama kandidat Partai Republik diucapkan.
Dini Muzdalifah, 17 tahun, dengan impian belajar di California, mengimbau warga Amerika agar menimbang ulang pilihannya terhadap Trump.
Ia menyampaikan bahwa umat muslim bukan musuh, melainkan teman bagi kita semua.
Fuad Hasan, yang juga berusia 17 tahun, menilai Trump sebagai sosok ekstremis.
Dia menyatakan Donald Trump tidak baik untuk Amerika maupun dunia, sambil mengungkapkan kesedihan dan kekecewaan yang mendalam terhadap pernyataannya.
Menurut seorang juru bicara partai Islam, jika Trump memberlakukan larangan bagi Muslim yang ingin ke AS, akan timbul tuntutan untuk melakukan pembalasan.
Arsul Sani dari Partai Persatuan Pembangunan mengatakan umat Islam di banyak negara kemungkinan akan mendesak pemerintahnya untuk mengambil tindakan serupa terhadap warga Amerika, yang berarti munculnya ketidakstabilan politik.
Keadaan ini bahkan dapat memperbesar ekstremisme yang berfokus pada kepentingan Amerika Serikat.
Belum Ada Reaksi Negatif
Walau beberapa politisi menyerukan boikot terhadap Trump, para menteri menyatakan bahwa untuk sekarang kesepakatan bisnisnya tetap aman di sini.
Seorang pekerja di Lido Lakes yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan pernyataan Islamofobia Trump diimbangi oleh janji lapangan kerja baru dan pertumbuhan ekonomi di komunitas ini.
Menurut seorang pegawai, resor tersebut akan memberi dorongan ekonomi bagi komunitas lokal, inilah sebabnya tidak ada protes terhadap Trump di tempat ini.
Pada ujung jalan di Cicurug yang ramai dan didiami kaum pekerja, beberapa orang menunjukkan sikap tidak begitu ramah.
Ahmad Jamhuri, seorang pengajar di daerah ini, menyatakan Trump sebaiknya tidak membangun hotel di sini selama kebijakan diskriminatif terhadap muslim masih berlangsung di AS.
Willy Handarwan, pemilik toko, mengatakan ia marah mendengar rencana pelarangan terhadap umat muslim.
Hubungan yang Kuat dengan Negara-negara Muslim
Investasi perusahaan Trump tidak terbatas pada Indonesia; negara mayoritas muslim lain juga menjadi tujuan investasinya.
Dari pengungkapan keuangan pribadinya terlihat bahwa Trump mempunyai kepentingan investasi di Uni Emirat Arab, Azerbaijan serta Turki.
Trump Hotels menyatakan dalam pengumumannya tentang Trump International Hotel Lido bahwa mereka akan menghadirkan resor mewah masa depan dengan layanan istimewa bagi tamu yang menjunjung tinggi kemewahan.
Dalam siaran pers tidak disebutkan apakah masjid hasil konversi dari hotel tersebut akan termasuk dalam proyek pembangunan ulang.