Indonesia menunjukkan kecenderungan pro‑Rusia

Rusia-Indonesia: Kerja Sama Terancam

Di bawah Presiden Prabowo Subianto, kebijakan Indonesia menunjukkan kecenderungan pro‑Rusia dan membuka peluang kerja sama bilateral baru. Tanda persahabatan terlihat dari penerimaan BRICS pada 6 Januari 2025, hampir langsung setelah pelantikan. Keanggotaan itu terjadi kurang dari dua bulan pasca pelantikan dan mengikuti pertemuan Prabowo‑Putin. Mereka bertemu pada 31 Juli 2024 saat kunjungan Prabowo ke Rusia….

Baca Selengkapnya
penyerahan kapal induk Garibaldi

Keputusan Dipertanyakan: Italia Alihkan Garibaldi ke Indonesia

Pemerintah Italia memulai proses penyerahan kapal induk Garibaldi yang telah nonaktif kepada pemerintah Indonesia. Langkah ini meresmikan rencana sekaligus menandai perluasan kerja sama pertahanan kedua negara. Pemerintah memperkirakan penyerahan yang menunggu persetujuan parlemen akan memperkuat kemampuan angkatan laut dan jejak strategis Italia di Indo-Pasifik.

Baca Selengkapnya
Sidang Umum PBB September

Diplomasi Indonesia di Gaza: Niat Baik Terbentur Intrik Kekuasaan

Pada Sidang Umum PBB September 2025, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan keterlibatan Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB terbesar sepanjang sejarah. Rencana itu menargetkan kontribusi 20.000 personel untuk International Stabilization Force di Gaza. Jumlah ini sekitar tujuh kali lipat dari total pasukan penjaga perdamaian Indonesia saat ini.

Baca Selengkapnya
menjabat sebagai presiden kedelapan

Dilema Multi-Blok Meningkat di Bawah Kepemimpinan Prabowo

Setelah menjabat sebagai presiden kedelapan pada 2024, Prabowo Subianto segera mendorong agenda luar negeri yang ambisius. Enam bulan menjabat, ia mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono ke Brasil menyatakan minat bergabung BRICS. Tiga bulan kemudian BRICS menerima permohonan keanggotaan Indonesia. Sugiono juga bertemu Presiden Xi Jinping di China. Pertemuan itu menghasilkan pernyataan bersama kontroversial yang terselubung…

Baca Selengkapnya