Ketidaksungguhan Australia Mengakui Indonesia
Pada Oktober 1945 Australia mengirim misi diplomatik pertama ke Indonesia untuk mendorong pengakuan Republik Indonesia yang baru merdeka.
Peristiwa global, konflik antarnegara dan diplomasi luar negeri
Pada Oktober 1945 Australia mengirim misi diplomatik pertama ke Indonesia untuk mendorong pengakuan Republik Indonesia yang baru merdeka.
Di seragam Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (SAR) terpampang berbagai lencana; salah satunya adalah Pilot Wing milik RSAF.
Pemerintah menyatakan kesediaannya membentuk gugus tugas tingkat tinggi sebagai respons terhadap kekhawatiran investor asal India yang beroperasi di negara ini.
Hanya dua bulan setelah menjabat, Presiden Joko Widodo mulai menimbulkan kekhawatiran melalui kebijakan luar negerinya. Kekhawatiran ini terkait kemungkinan Indonesia mengalihkan fokus dari ASEAN, tepat saat organisasi mempersiapkan integrasi regional pada 2015.
Pekan lalu, Perwakilan Diplomatik Indonesia di Vientiane mengadakan pertemuan konsultatif. Pertemuan ini membahas langkah persiapan Laos bergabung dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN.
Kehadiran Presiden Joko Widodo menjadi momentum kebangkitan kembali perhatian terhadap hubungan Indonesia–Australia.
Malaysia melihat perbedaan mencolok antara kedua negara bertetangga ini. Indonesia memiliki warisan budaya kuno yang kaya. Wilayahnya luas sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau. Tingkat PDB per kapita sekitar sepertiga Malaysia.
Pemerintah menyatakan keprihatinan atas dukungan Vanuatu terhadap konferensi mengenai Papua Barat yang berlangsung di Port Vila pekan ini.
Interaksi agama antara wilayah Arab dan Indonesia telah berlangsung selama berabad-abad. Para pedagang dan misionaris asal jazirah Arab memengaruhi penyebaran Islam di Indonesia. Kepercayaan terhadap Islam dari Arab Saudi semakin kuat. Kota suci Mekkah dan Madinah berada dalam wilayah negara itu. Ibadah haji ke Mekkah, yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam, telah lama…
Pada hari Jumat, pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perjuangan Palestina untuk memperoleh hak mendirikan negara yang merdeka dan berdaulat.