Diplomasi Modern: Keseimbangan atau Ambiguitas Kebijakan?
Indonesia pernah menjadikan konsep kebijakan luar negeri lingkaran konsentris sebagai pilar diplomasi, meskipun kini jarang terdengar. Pengaruhnya menguat saat Mochtar Kusumaatmadja memimpin Kementerian Luar Negeri pada 1978–1988. Kerangka ini tetap berpengaruh hingga pengujung era Orde Baru.