ngadmin

Penebangan Hutan Ilegal Merajalela

Laporan yang terbit pada awal bulan ini menyajikan kajian ilmiah paling menyeluruh tentang praktik penebangan ilegal. Para peneliti mengungkap bahwa sekitar sepertiga kayu tropis dalam perdagangan global berasal dari deforestasi ilegal. Mereka juga menilai lemahnya regulasi dan berkembangnya jaringan kejahatan terorganisir ikut memperluas aktivitas ilegal tersebut. Lebih dari 40 ilmuwan internasional menyusun laporan berjudul Penebangan…

Baca Selengkapnya

Pemerintah Gagal Atasi Pembajakan Maritim

Pada 21 Desember Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menyetujui kerja sama strategis dengan Jepang lewat pembentukan Forum Maritim Indonesia-Jepang. Kedua negara sepakat bekerja sama dalam keamanan maritim, ekonomi, infrastruktur kelautan, serta pendidikan dan pelatihan maritim. Luhut mengajak Jepang berperan mengembangkan pasar ikan Natuna Besar dan sektor energi di Natuna Timur. Ia juga berharap Jepang bersedia…

Baca Selengkapnya

Isu Deforestasi Membayangi Perusahaan Sawit Besar di Indonesia

Para pelaku perkebunan kelapa sawit besar di Indonesia mulai memahami bahwa kerusakan lingkungan dapat berdampak langsung pada keberlangsungan bisnisnya. Ancaman kerugian finansial mendorong empat dari sepuluh perusahaan perkebunan terbesar memperbaiki praktik operasional tahun lalu. Chain Reaction Research mencantumkan temuan itu dalam laporan berjudul 2016 Sustainability Benchmark yang terbit pada 19 Desember. Eagle High Plantations dan…

Baca Selengkapnya

Penemuan Fosil Sempurna Mengancam Lingkungan

Penemuan spesies manusia purba di Indonesia tahun ini mengukuhkan status kepulauan ini sebagai tujuan utama dunia untuk penemuan fosil penting. Para ilmuwan mengatakan bahwa negara ini sangat berpotensi menghasilkan penemuan fosil lain. Pada Juni, tim peneliti internasional mengumumkan bahwa mereka menemukan fosil hominin di Pulau Flores yang merupakan nenek moyang Homo floresiensis. Iwan Kurniawan dari…

Baca Selengkapnya

Kembalikan Indonesia Jadi Agraris: Langkah Mundur

Indonesia dulu menyebut negaranya agraris karena kondisi alamnya mendukung pertanian—tanah subur, iklim tropis dan curah hujan tinggi. Belakangan sebutan itu semakin tidak relevan; tren menunjukkan istilah itu bisa hilang seiring berkurangnya petani. Karena berbagai kendala, menjadi petani kini bukan pilihan yang menguntungkan di Indonesia. Pengusaha besar, lokal dan asing, membeli ribuan hektare, merusak lahan dan…

Baca Selengkapnya

Efektivitas Hak Kelola Hutan Kalteng Dipertanyakan

Presiden Joko Widodo menyerahkan HPHD Harowu, Rangan Hiran, dan Rambang seluas 3.046 hektare pada 20 Desember. Ia juga menyerahkan IUP-HKm di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Komitmen pemerintah menyiapkan kawasan hutan sosial tercantum dalam Rencana Strategis KLHK. Pemerintah menargetkan masyarakat mengelola 12,7 juta hektare melalui berbagai skema. Skema meliputi HKm, Hutan Desa, HTR, Hutan Rakyat,…

Baca Selengkapnya

Indonesia di Bawah Tekanan Gugatan Batubara Bernilai Fantastis

ICSID Bank Dunia mengeluarkan putusan pada 6 Desember. Indonesia tidak perlu membayar kompensasi $2 miliar kepada Churchill Mining. Kompensasi itu terkait pencabutan konsesi tambang batubara. Dalam putusan tersebut, tribunal menyimpulkan bahwa Churchill mendasarkan klaim atas area tambang dan gugatannya terhadap Indonesia pada dokumen palsu. Perusahaan tambang yang terdaftar di London menggugat Indonesia bersama anak perusahaannya,…

Baca Selengkapnya

93% Wilayah Tanpa Jalan Lebih Kecil dari Setengah Cincinnati

Jalan raya berdampak serius pada satwa liar, memisahkan populasi, merusak habitat, membuka akses pemburu, dan membunuh hewan. Studi terbaru di jurnal Science menilai luas jaringan jalan global dan menemukan sekitar 600.000 fragmen. Hanya 7% fragmen lebih besar dari 100 km², sementara separuhnya kurang dari 1 km². Sebagai perbandingan, luas daratan kota Cincinnati sekitar 200 km²….

Baca Selengkapnya

Lemahnya Implementasi Poros Maritim Dunia Indonesia

Dokumen terbaru berjudul Buku Putih Poros Maritim Dunia akhirnya memberikan landasan resmi bagi visi Poros Maritim Dunia (PMD) Indonesia. Publikasi 53 halaman ini menjelaskan pentingnya laut bagi Indonesia dan arah masa depan PMD sebagai visi maritim nasional. Dokumen ini juga membahas berbagai strategi untuk mewujudkan ambisi besar tersebut. Presiden Joko Widodo memang memperkenalkan konsep PMD…

Baca Selengkapnya