Ancaman Banjir dan Longsor Memburuk di Aceh, Sumut & Sumbar
Pada 7 Desember 2015, Presiden Prabowo Subianto kembali mendatangi lokasi bencana dan mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri utama.
Pada 7 Desember 2015, Presiden Prabowo Subianto kembali mendatangi lokasi bencana dan mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri utama.
Eni (perusahaan energi multinasional Italia) mengumumkan temuan gas besar di sumur eksplorasi Konta-1, PSC Muara Bakau, Cekungan Kutai. Sumur terletak sekitar 50 km dari pantai Kalimantan Timur; perkiraan awal menunjukkan 600 Bcf GIIP dan potensi melebihi 1 TCF.
Pemerintah menyatakan sekitar 1.000 orang tewas dan hampir satu juta mengungsi, seminggu setelah hujan lebat memicu banjir serta longsor hebat.
Korban tewas akibat banjir baru-baru ini telah melampaui 900 orang, sementara ratusan lainnya masih hilang. Lebih dari 100.000 rumah rusak akibat siklon langka di Selat Malaka pekan lalu. Siklon itu membawa hujan deras yang menyebabkan tanah longsor di beberapa wilayah.
Warga Aceh Tamiang memanjat balok kayu licin lalu berjalan sekitar satu jam untuk mencari bantuan. Korban tewas banjir dan longsor di Sumatra bulan ini melonjak lebih dari 900 orang.
Pemerintah berupaya mengembalikan kondisi normal di wilayah terdampak setelah banjir dan tanah longsor besar di Asia. Bencana itu telah menewaskan lebih dari 1.600 orang hingga Jumat. PBB melaporkan bahwa ratusan orang masih hilang.
Pada akhir masa jabatan Jokowi, pemerintah menganggap Nusantara di Kalimantan Timur sebagai eksperimen berani dalam pembangunan nasional. Pemerintah merancangnya sebagai kota pintar berkelanjutan untuk mengalihkan pertumbuhan dari Jawa, sehingga proyek itu menjadi warisan terbesar Jokowi.
Seorang menteri senior mengatakan Indonesia akan terus memantau dampak banjir hebat di Sumatra sebelum memutuskan revisi target pertumbuhan ekonomi, karena analis memperingatkan bencana ini bisa menekan PDB nasional.
Analis memperkirakan PDB riil tumbuh 5,0% pada 2025 dan 2026, lalu naik menjadi 5,1% pada 2027. Inflasi rendah dan kondisi keuangan yang membaik mendorong konsumsi dan investasi swasta. Namun, ketegangan perdagangan global memperlambat ekspor dan menahan aktivitas ekonomi. Analis memproyeksikan inflasi turun menjadi 1,9% pada 2025. Permintaan yang terbatas dan harga energi rendah menyebabkan penurunan….
Pada hari Minggu, pihak berwenang mencari ratusan orang yang hilang setelah beberapa hari hujan lebat tak biasa. Banjir itu menewaskan ratusan orang dan mengungsikan jutaan penduduk di seluruh Asia Tenggara.