dua sasaran besar pemerintah

Risiko Kebijakan Fiskal dalam Mengurangi Keberagaman Lahan

Pemerintah menetapkan dua sasaran besar, yakni peningkatan pendapatan dan penurunan emisi. Pemerintah menetapkan target pendapatan 2015 naik 21% daripada 2014, serta menargetkan pengurangan emisi 29% pada 2030. Kedua target tersebut mendorong pemanfaatan lahan produktif sebagai prioritas utama untuk meningkatkan pendapatan domestik sekaligus menekan emisi dan deforestasi.

Baca Selengkapnya

Kendala dan Ketimpangan dalam Sistem Pemungutan Pajak

Pemerintah bersama DPR akan segera membahas RUU Amnesti Pajak. RUU ini melindungi secara hukum para pengembali dana dari luar negeri yang memenuhi kewajiban pajak. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan penerimaan pajak pada tahun depan. DJP mencatat bahwa pada 1 Januari–5 Oktober 2015, pemerintah mengumpulkan Rp686 triliun atau sekitar 53% dari target 2015. DPR sebelumnya…

Baca Selengkapnya

MEA 2015: Ancaman Bagi Industri Lokal dan Tenaga Kerja?

Tahun 1992 menjadi momen penting dalam sejarah Asia Tenggara. Enam negara pendiri menandatangani AFTA dan menggelar KTT ASEAN di Singapura. Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Thailand termasuk negara pendiri tersebut. AFTA bertujuan membentuk pasar tunggal dan pusat produksi global dengan menghapus hambatan tarif serta non-tarif. Tujuannya meningkatkan daya saing di antara negara anggota…

Baca Selengkapnya

Upaya Pertama Jokowi dalam Reformasi Ekonomi Dinilai Gagal

Presiden Joko Widodo mengumumkan paket reformasi menyeluruh untuk menekan inflasi dan menstabilkan nilai tukar. Paket ini merangsang permintaan melalui deregulasi dan bantuan langsung. Selain itu, paket juga memprioritaskan penciptaan lapangan kerja bagi UKM. Paket juga menargetkan komunitas perkotaan dan pedesaan. Reformasi ini mulai berlaku pada Selasa, 15 September 2015. Paket ini berskala luas dan meliputi…

Baca Selengkapnya