ngadmin

Turnbull Gantikan Abbott, Tapi Keraguan Indonesia Belum Hilang

Pergantian kepemimpinan di Australia pada 14 September 2015, ketika Malcolm Turnbull menggantikan Tony Abbott, tidak berdampak signifikan di Indonesia. Sebagian besar pejabat dan politisi Indonesia memilih tidak berkomentar terbuka. Juru bicara Kementerian Luar Negeri hanya menyebut Presiden Joko Widodo mengirim surat ucapan selamat kepada Perdana Menteri Turnbull. Media cetak utama Indonesia menempatkan berita pergantian kepemimpinan…

Baca Selengkapnya

Australia Dorong Investasi, Meski Ada Kekhawatiran

Andrew Robb, Menteri Perdagangan dan Investasi Australia, akan berkunjung ke Indonesia mulai besok. Kunjungan bertujuan memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua negara. Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menilai kunjungan yang dia jadwalkan harus tetap dia laksanakan. Ia mengatakan langkah itu sejalan dengan komitmen Australia mempererat hubungan dengan negara tetangga. Rob dijadwalkan bertemu sejumlah…

Baca Selengkapnya

Kabut Asap Masih Mengancam, Target 30 Hari Dinilai Ambisius

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan Jumat bahwa pemerintah membutuhkan sekitar 30 hari untuk menanggulangi kebakaran hutan yang masih berlangsung. Kabut asap itu membuat tingkat polusi di Asia Tenggara mencapai rekor tertinggi. Kabut asap muncul setiap tahun akibat praktik pembakaran lahan di Sumatra dan Kalimantan. Upaya pemerintah mengatasi masalah itu belum membuahkan hasil efektif selama bertahun-tahun….

Baca Selengkapnya

Kabut Asap Memburuk, Pemerintah Terdesak Bertindak

Pemerintah menahan sejumlah eksekutif dari tujuh perusahaan. Kebakaran hutan ilegal menyebabkan polusi udara parah. Polusi itu memaksa ribuan warga mengungsi dan menutup sekolah di negara-negara tetangga. Pada puncak kejadian bulan ini, satelit mencatat hampir 1.200 titik kebakaran di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas titik berasal dari pembukaan lahan ilegal untuk perkebunan kelapa sawit dan industri kayu….

Baca Selengkapnya

Kabut Asap Lintas Batas: Ancaman Lingkungan

Kabut asap pekat akibat pembakaran lahan tahunan untuk produksi pulp, kertas, dan minyak sawit di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Kabut itu menyelimuti Indonesia, Singapura, dan Malaysia, menyebabkan gangguan serius di kawasan. Tingkat keparahan kabut asap memaksa pemerintah menetapkan status darurat di Provinsi Riau. Riau mengalami dampak paling serius dari bencana ini. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti…

Baca Selengkapnya

Kebakaran Hutan Memburuk: Krisis Lingkungan Mengancam

Dalam beberapa hari terakhir, peringatan kebakaran meningkat tajam. Kenaikan ini melebihi tingkat krisis pada Juni 2013, Maret 2014, dan November 2014. Data satelit Global Forest Watch Fire menunjukkan ribuan peringatan kebakaran berkeyakinan tinggi dalam dua minggu terakhir. Lonjakan tertinggi tercatat 1.189 peringatan pada 8 September 2015, melampaui rekor dua tahun terakhir. Pembakaran hutan ilegal, kecuali…

Baca Selengkapnya

IOM-Indonesia Gagal Lindungi Korban Perdagangan Manusia

Pemulangan gelombang pertama ratusan pria korban perdagangan manusia terjadi pekan lalu. Peristiwa itu bertepatan dengan inisiatif keamanan maritim baru kerja sama IOM dan pemerintah Indonesia. IOM mengidentifikasi 46 dari 360 warga Myanmar itu sebagai korban perdagangan orang dalam penilaian Juni. Atas permintaan otoritas pelabuhan Ambon, IOM memulangkan mereka ke Myanmar dengan bantuan selama sepekan terakhir….

Baca Selengkapnya

Perusahaan Sawit Bayar 366 M, Kejahatan Lingkungan Terbongkar

Mahkamah Agung menolak banding PT Kallista Alam. Putusan memerintahkan perusahaan membayar denda dan ganti rugi. Jumlahnya Rp366 miliar. Sanksi terkait penebangan dan pembakaran hutan di rawa gambut Tripa. Putusan ini menutup proses hukum yang berlangsung selama tiga tahun. Kementerian Lingkungan Hidup mengajukan gugatan terhadap perusahaan di Pengadilan Negeri Aceh. Kemudian kementerian itu bergabung dengan Kementerian…

Baca Selengkapnya

Upaya Pertama Jokowi dalam Reformasi Ekonomi Dinilai Gagal

Presiden Joko Widodo mengumumkan paket reformasi menyeluruh untuk menekan inflasi dan menstabilkan nilai tukar. Paket ini merangsang permintaan melalui deregulasi dan bantuan langsung. Selain itu, paket juga memprioritaskan penciptaan lapangan kerja bagi UKM. Paket juga menargetkan komunitas perkotaan dan pedesaan. Reformasi ini mulai berlaku pada Selasa, 15 September 2015. Paket ini berskala luas dan meliputi…

Baca Selengkapnya