Ketimpangan Maritim: Dua Pelabuhan, Dua Nasib Berbeda

Beberapa abad lalu, Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi pusat perdagangan yang sibuk dan pelabuhan utama nusantara. Kini pelabuhan itu melayani kapal-kapal kayu tradisional kecil yang beroperasi antara Jakarta dan daerah terpencil. Fasilitasnya sangat terbatas, dan pekerja masih bongkar muat secara manual sehingga sering terjadi kerugian barang. Beberapa kilometer dari garis pantai berdiri Terminal Internasional Pelabuhan Tanjung…

Baca Selengkapnya

Peran Militer Indonesia Kian Besar, Kekhawatiran Publik Meningkat

TNI tampak berupaya memperluas kembali perannya dalam keamanan internal. Upaya itu muncul di tengah kondisi politik lemah dan citra kepolisian yang buruk. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat pengawasan sipil terhadap TNI. Pemerintah juga harus membatasi keterlibatan militer di luar fungsi utama pertahanan. Laporan IPAC berjudul Peran Militer Indonesia yang Meluas membahas upaya TNI mengambil kembali…

Baca Selengkapnya

Komunitas Internasional Gagal, Migran Terabaikan

Pada hari Minggu, Presiden Joko Widodo mengimbau komunitas internasional untuk melindungi migran muslim Rohingya. Ia meminta dukungan dana bagi Rohingya yang pemerintah selamatkan dari Laut Andaman. Di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jokowi menyatakan bahwa memberikan bantuan kepada pengungsi adalah tindakan kemanusiaan. Ia menyatakan pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar….

Baca Selengkapnya

Krisis Memalukan: Mayoritas 7.000 Migran Ternyata Pekerja Ilegal

Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengatakan pejabat Indonesia memberitahunya demikian. Mayoritas dari 7.000 orang terdampar dalam krisis perahu Asia Tenggara adalah pekerja ilegal, bukan pengungsi. Dalam pertemuan menteri luar negeri di Seoul Jumat, Bishop menyampaikan informasi itu. Ia mengatakan hanya 30–40% orang di kamp atau kapal merupakan pencari suaka Rohingya. Bishop mengatakan Indonesia memperkirakan sekitar…

Baca Selengkapnya

OPM Serang, Keamanan Gagal

Kelompok separatis bersenjata di Papua menyatakan perang terbuka terhadap militer dan warga sipil non-Papua. Mereka menegaskan perjuangan kemerdekaan puluhan tahun belum berakhir. Mereka juga menyebut klaim Presiden Joko Widodo tentang ketenangan Papua tidak benar. Enden Wanimbo, komandan TPN yang berafiliasi dengan OPM, mengumumkan perang revolusioner total pada Jumat. Ia menyebut perang itu mencakup Sorong hingga…

Baca Selengkapnya

Pemerintah Tenggelamkan Kapal China, Hubungan Terancam

Pada 20 Mei 2015 pemerintah menenggelamkan kapal China yang tertangkap menangkap ikan ilegal di perairan Laut China Selatan. Tindakan itu merupakan langkah awal setelah Presiden Joko Widodo berkomitmen memerangi penangkapan ikan ilegal sejak menjabat. Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan kementerian menenggelamkan kapal baja Gui Xei Yu 12661, 300 gross ton, Rabu di Pontianak. Kementerian menenggelamkan kapal…

Baca Selengkapnya

Penampungan 7.000 Migran Bebani Indonesia dan Malaysia?

Indonesia dan Malaysia menyatakan kesediaan menyediakan tempat perlindungan bagi 7.000 pengungsi dan migran terdampar di laut. Pihak berwenang menilai kapal-kapal itu tidak layak, sehingga pengungsi membutuhkan evakuasi dan perawatan segera. Kedua negara menegaskan bahwa bantuan bersifat sementara dan jumlah penerima tidak akan melebihi angka tersebut. Sepanjang bulan ini, lebih dari 3.000 orang telah tiba di…

Baca Selengkapnya

Kini Jokowi Dihadapkan pada Krisis Papua yang Kian Memburuk

Papua berpenduduk sangat beragam, dengan lebih dari 200 kelompok etnis asli dan banyak pendatang dari Indonesia. Namun, indikator pembangunan di wilayah ini masih termasuk yang terendah di Indonesia. Pemerintah selama ini belum mampu menuntaskan persoalan Papua atau meredakan keluhan masyarakat. Keluhan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya gerakan kemerdekaan. Padahal, sejak 1999, papuanisasi…

Baca Selengkapnya

Militer Usir Kapal Migran dari Perairan

Militer menyatakan pada hari Senin bahwa Angkatan Laut menggagalkan upaya masuk kapal migran ke perairan nasional akhir pekan. Tindakan itu menyusul kedatangan ratusan pengungsi Rohingya dan Bangladesh. Pihak berwenang meningkatkan patroli di kawasan tersebut. Juru bicara militer Fuad Basya mengatakan Angkatan Laut menambah armada patroli lepas pantai Aceh menjadi empat kapal perang dan satu pesawat…

Baca Selengkapnya

Presiden Cenderung Menjadi Penonton Saat Tantangan Memuncak

Pemerintah menghadapi kecaman internasional setelah melakukan eksekusi massal terhadap terpidana pengedar narkoba bulan lalu, dengan sebagian besar korban warga asing. Di dalam negeri, Presiden Joko Widodo tegas menolak tekanan dari pemerintah asing. Ia juga memberi pengampunan kepada delapan pelaku narkoba, langkah langka yang memenangkan dukungan pemilih. Hasil jajak pendapat memperlihatkan bahwa dalam enam bulan pertama…

Baca Selengkapnya