Kebakaran 2015 di Lahan Astra: Kerusakan Lingkungan Parah

Laporan Aidenvironment menyebutkan, setahun setelah janji nol deforestasi, kemajuan Astra Agro Lestari tidak konsisten. Astra adalah penanam kelapa sawit terbesar kedua di Indonesia dan mengelola dua kilang pengolahan. Kilang tersebut memproses minyak dari perkebunan Astra serta dari pemasok pihak ketiga. Sejak janji nol deforestasi pada September 2015, tidak terdeteksi penebangan di konsesi perusahaan. Namun, itu…

Baca Selengkapnya

Mangrove Terancam oleh Tambak Udang

Hutan bakau berperan penting dalam meredam dampak perubahan iklim global dan melindungi penduduk dari gelombang badai, erosi pantai serta tsunami. Selain itu, hutan ini juga menjadi sumber pangan, bahan bangunan dan obat‑obatan. Indonesia memiliki hamparan hutan bakau terluas di dunia. Sayangnya, sektor budidaya udang di negara ini telah memicu penggundulan hutan bakau secara masif. Para…

Baca Selengkapnya

Jokowi dan Ahok Meninjau Kemajuan Proyek-proyek Utama di Kota

Beberapa hari setelah mendapat teguran soal pelanggaran janji anti-penggusuran, Jokowi meninjau proyek MRT dan LRT kota. Saat menjabat Gubernur, Jokowi dan wakilnya Ahok berkomitmen mempercepat proyek infrastruktur utama. Mereka berharap proyek itu, termasuk MRT, akan mengurangi kemacetan lalu lintas. Pada hari Jumat, Jokowi memuji mantan wakilnya atas upaya koordinasi antara pusat dan daerah. Jokowi mengatakan…

Baca Selengkapnya
Astra Agro Lestari

Kebakaran Konsesi Sawit Picu Krisis Lingkungan

Setahun lalu, Astra Agro Lestari, perusahaan swasta penanam kelapa sawit terbesar kedua, mengumumkan kebijakan ambisius. Kebijakan itu bernama Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, Tanpa Eksploitasi. Menanggapi tekanan LSM dan pemegang saham, perusahaan memberlakukan moratorium penebangan hutan pada Juni 2015. Pada September, Astra menerbitkan kebijakan keberlanjutan berisi komitmen menghentikan penebangan hutan dan menghindari pengembangan lahan gambut. Kebijakan…

Baca Selengkapnya