Pemerintah Gagal Atasi Pembajakan Maritim

Pada 21 Desember Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menyetujui kerja sama strategis dengan Jepang lewat pembentukan Forum Maritim Indonesia-Jepang. Kedua negara sepakat bekerja sama dalam keamanan maritim, ekonomi, infrastruktur kelautan, serta pendidikan dan pelatihan maritim. Luhut mengajak Jepang berperan mengembangkan pasar ikan Natuna Besar dan sektor energi di Natuna Timur. Ia juga berharap Jepang bersedia…

Baca Selengkapnya

Isu Deforestasi Membayangi Perusahaan Sawit Besar di Indonesia

Para pelaku perkebunan kelapa sawit besar di Indonesia mulai memahami bahwa kerusakan lingkungan dapat berdampak langsung pada keberlangsungan bisnisnya. Ancaman kerugian finansial mendorong empat dari sepuluh perusahaan perkebunan terbesar memperbaiki praktik operasional tahun lalu. Chain Reaction Research mencantumkan temuan itu dalam laporan berjudul 2016 Sustainability Benchmark yang terbit pada 19 Desember. Eagle High Plantations dan…

Baca Selengkapnya

Efektivitas Hak Kelola Hutan Kalteng Dipertanyakan

Presiden Joko Widodo menyerahkan HPHD Harowu, Rangan Hiran, dan Rambang seluas 3.046 hektare pada 20 Desember. Ia juga menyerahkan IUP-HKm di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Komitmen pemerintah menyiapkan kawasan hutan sosial tercantum dalam Rencana Strategis KLHK. Pemerintah menargetkan masyarakat mengelola 12,7 juta hektare melalui berbagai skema. Skema meliputi HKm, Hutan Desa, HTR, Hutan Rakyat,…

Baca Selengkapnya

Indonesia di Bawah Tekanan Gugatan Batubara Bernilai Fantastis

ICSID Bank Dunia mengeluarkan putusan pada 6 Desember. Indonesia tidak perlu membayar kompensasi $2 miliar kepada Churchill Mining. Kompensasi itu terkait pencabutan konsesi tambang batubara. Dalam putusan tersebut, tribunal menyimpulkan bahwa Churchill mendasarkan klaim atas area tambang dan gugatannya terhadap Indonesia pada dokumen palsu. Perusahaan tambang yang terdaftar di London menggugat Indonesia bersama anak perusahaannya,…

Baca Selengkapnya

Skandal Semen: Korupsi dan Kerusakan Lingkungan di Indonesia

Sejak 2001 produksi semen dunia meningkat tiga kali lipat. Pembangunan masif di China menyerap setengah produksi global dan menyebabkan lonjakan itu. Semen berfungsi sebagai bahan pengikat untuk membuat beton. Secara kimia, semen terutama mengandung silikon dioksida dan kalsium oksida. Pabrik mencampur kedua unsur itu dengan aluminium, besi, dan sulfat. Produsen biasanya menggunakan kapur serta tanah…

Baca Selengkapnya

Kerusakan Parah Menghantui Ekosistem Laut Sulawesi Tenggara

Sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara berupa laut; sekitar tiga perempatnya terletak di Laut Banda dan Teluk Boni. Garis pantai dan perairan ini menampung beragam flora dan fauna, termasuk puluhan mangrove, ikan hias, dan penyu terancam. Sektor perikanan setempat menghasilkan sekitar 542.000 ton ikan setiap tahun. Wilayah ini terancam oleh ekspansi tambang nikel, pembangunan infrastruktur, dan…

Baca Selengkapnya

Langkah Bersejarah Picu Kebakaran dan Krisis Iklim

Presiden Joko Widodo hari ini memberlakukan moratorium yang melarang aktivitas merusak fungsi hidrologi lahan gambut. Lahan gambut itu merupakan cadangan karbon tanah daratan terbesar di dunia. Pemerintah berharap langkah ini menurunkan emisi gas rumah kaca dan mencegah kebakaran gambut hebat. Studi terbaru mencatat kebakaran 2015 memengaruhi 43 juta orang dan menyebabkan lebih dari 500.000 orang…

Baca Selengkapnya

Tujuh Negara Afrika Gagal Lindungi Hutan dari Perkebunan Sawit

Hari ini tujuh negara penghasil sawit Afrika berkomitmen melindungi hutan tropis dengan beralih ke produksi minyak sawit berkelanjutan. Republik Afrika Tengah, Pantai Gading, RDK, Ghana, Liberia, Republik Kongo, Sierra Leone menandatangani Deklarasi TFA 2020 di COP22. Ketujuh negara itu menyimpan lebih dari 250 juta hektare hutan tropis, sekitar 70% hutan tropis Afrika dan 13% dunia….

Baca Selengkapnya

Hukuman Mati Kembali: Ancaman bagi Hukum dan Diplomasi

Presiden Joko Widodo mengisyaratkan kemungkinan perubahan kebijakan hukuman mati di Indonesia dengan merujuk pada praktik di beberapa negara Eropa. Pekan lalu, ia menyatakan pemerintah terbuka terhadap alternatif selain hukuman mati, meskipun belum menjelaskan bentuknya. Perubahan sikap Jokowi, yang sebelumnya mendukung hukuman mati, membuka peluang terjadinya pergeseran kebijakan dalam isu hak asasi manusia.

Baca Selengkapnya

PLTA Kalimantan: Bencana Lingkungan

Pulau Kalimantan, atau Borneo, tampak terus tereksploitasi: penebangan hutan, pembukaan lahan, tambang batubara beroperasi lalu berubah jadi kebun sawit. Sekarang pemerintah mengincar sumber energi lain, yakni tenaga air. Mereka merencanakan rangkaian bendungan di Sungai Kayan, wilayah utara pulau, untuk pembangkit 6.080 MW. Rencana mencakup lima bendungan setinggi 90–160 meter yang akan memengaruhi 184.270 hektare hutan…

Baca Selengkapnya