Sejak era kolonial, reputasi Indonesia dalam bidang militer telah dikenal luas. Dari kepemilikan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang canggih hingga keberadaan pasukan khusus yang terkenal dan melegenda. Semua pencapaian ini merupakan buah dari perjuangan dan dedikasi para pendahulu. Berkat kontribusinya, Indonesia dikenal di tingkat internasional, khususnya karena kekuatan militernya yang pada masa itu dinilai tangguh, penuh teka-teki, dan sulit untuk diprediksi.
Global Fire Power, sebuah platform yang mengulas kekuatan militer berbagai negara, merilis data di situs resminya yang menunjukkan bahwa pada tahun 2014, Indonesia menempati posisi ke-19 dalam daftar kekuatan militer global, tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Menariknya, pada tanggal 15 Agustus 2015, peringkat Indonesia melonjak ke posisi ke-12, melampaui Australia dan Italia yang dikenal unggul dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan.

Pencapaian peringkat tersebut tidak membuat Indonesia berpuas diri, melainkan terus mendorong peningkatan dan pembenahan dalam sektor militer. Salah satu langkah konkret adalah penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista), seperti pesawat Super Tucano yang direncanakan masuk dalam jajaran militer pada tahun 2018. Upaya modernisasi ini bertujuan agar Indonesia mampu berpartisipasi dalam operasi militer gabungan bersama negara lain. Namun, kemajuan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran di sejumlah negara, termasuk negara tetangga. Malaysia, misalnya, menjadi salah satu yang mencermati pertumbuhan kekuatan militer Indonesia. Berdasarkan data dari Global Fire Power, Indonesia menempati posisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan Malaysia yang berada di peringkat ke-35. Meski demikian, kekuatan militer Malaysia mendapat dukungan dari beberapa negara federasi seperti Australia, Selandia Baru, Inggris dan Singapura.
Inilah Prestasi Pasukan Militer Indonesia
Komando Pasukan Khusus Indonesia menempati posisi ketiga dari bawah, berada di bawah pasukan elite Inggris SAS dan badan intelijen Israel MOSSAD. Berbeda dengan Amerika Serikat yang tidak menempatkan satu pun unit elitenya di posisi teratas versi Global Fire Power. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan militer Amerika yang lebih mengutamakan penggunaan teknologi canggih dibandingkan pengembangan keterampilan dan kapabilitas individu prajuritnya. Berikut ini adalah sejumlah pencapaian gemilang militer Indonesia yang mendapat pengakuan dunia internasional.
1. Tiga Besar Tim Elite Dunia

Pada edisi tahun 2008, Discovery Military Channel menempatkan Kopassus sebagai salah satu dari tiga pasukan elite terbaik di dunia. Prestasi ini diraih karena kemampuan Kopassus dalam mengalahkan pasukan elite dari berbagai negara yang cenderung mengandalkan teknologi canggih, serba guna dan berpresisi tinggi.
2. Berhasil Menduduki Peringkat Kedua Operasi Militer Strategis
Dalam sebuah forum pasukan elite yang digelar di Wina, Austria, Kopassus berhasil menempati posisi kedua dalam kategori operasi militer strategis, yang mencakup bidang intelijen, mobilisasi, infiltrasi dan aksi langsung. Posisi teratas diraih oleh Delta Force dari Amerika Serikat. Acara tersebut diikuti oleh 35 pasukan elite dari berbagai negara yang turut menunjukkan kemampuannya.
3. Dipercaya oleh PBB
Sejak penugasan perdana pada tanggal 8 Januari 1957 di Mesir yang dipimpin oleh Letkol Infanteri Hartayo, TNI telah aktif berpartisipasi dalam misi perdamaian di bawah naungan PBB. Pasukan perdamaian yang dikenal sebagai Kontingen Garuda (Konga) telah menjalankan lebih dari 30 misi untuk mendukung upaya menjaga stabilitas dan perdamaian global.