Tompotika Terancam: Konservasi Gagal

Missouri Botanical Garden bermitra

Missouri Botanical Garden bermitra dengan masyarakat setempat. Tujuannya menyelamatkan hutan yang terancam punah. Hutan itu berada di salah satu kawasan paling kaya keanekaragaman hayati di dunia.

Sulawesi, pulau besar di Wallacea antara Asia dan Australia, menjadi rumah ratusan spesies endemik karena lokasinya yang terisolasi. Saat ini hanya 20% hutannya tersisa, dan penambangan nikel untuk memenuhi permintaan kendaraan listrik mengancam kelestariannya.

Baru-baru ini para ahli kehutanan memulai proyek di Tompotika, Sulawesi. Mereka bermitra dengan warga setempat untuk menerapkan strategi konservasi yang realistis dan berkelanjutan. Proyek ini juga bertujuan tahan lama serta mendukung mata pencaharian lokal.

Carmen Puglisi, Kurator Missouri Botanical Garden, mengatakan mereka antusias bermitra dengan komunitas Heart of Tompotika. Tujuannya mempelajari tanaman lokal dan mengembangkan pengetahuan botani yang mendukung konservasi serta mata pencaharian. Ia bangga keahlian institusi memungkinkan terbentuknya tim ilmuwan wanita lintas disiplin yang memberi dampak nyata.

Puglisi memimpin proyek Sulawesi bersama ilmuwan Laura Toro dari Pusat Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan. Kate Farley dan Natalie Konig dari William L. Brown Center juga terlibat. Kolega internasional dan mitra lokal mendukung proyek ini.

Heart of Tompotika

Di ujung timur Sulawesi yang berbentuk huruf K terletak Semenanjung Tompotika. Sekitar 70.000 jiwa tinggal di wilayah tersebut. Inti Tompotika adalah hutan seluas sekitar 80.000 hektare. Hanya separuh hutan ini berada dalam kawasan lindung meski menjadi habitat banyak spesies endemik.

Proyek ini menargetkan dua kawasan konservasi prioritas: 8.000 hektare di lereng Gunung Tompotika dan 30.000 hektare di pesisir. Kawasan pesisir yang lebih luas menampung beberapa desa. Kawasan itu menjadi habitat makan penting bagi burung Maleo yang endemik dan terancam punah.

Surga Indonesia Terancam

Tompotika sudah memiliki beberapa tambang kecil, dan puluhan lokasi tambang tambahan telah diajukan. Aktivitas tambang mencemari pasokan air dan merusak ekosistem air tawar serta laut. Kerusakan ini mengancam hutan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Perubahan iklim menambah tekanan terhadap lingkungan. Warga setempat mencari penghasilan berkelanjutan dan tahan iklim. Mereka membudidayakan spesies bernilai ekonomi. Termasuk tanaman pangan untuk manusia dan pakan hewan lokal. Sebagian menyambut peluang dari tambang nikel, sementara yang lain memilih mempertahankan rumah, tanah dan gaya hidupnya.

Menurut Puglisi, undangan dari LSM konservasi burung lokal bertujuan agar mereka menjelaskan keanekaragaman tumbuhan dan peranannya bagi manusia serta seluruh satwa di Jantung Tompotika, sehubungan dengan keputusan sulit yang harus diambil.

Pengumpulan Data di Tompotika

Kebun membentuk tim lintas disiplin yang mencakup Kate Armstrong, Elliot Gardner, Deby Arifiani dan Fabian Brambach, didukung hibah dari Departemen Lingkungan, Pangan dan Urusan Pedesaan Inggris untuk mengumpulkan dan mengkarakterisasi flora lokal.

Para peneliti berencana memanfaatkan berbagai teknik dokumentasi untuk merekam kehidupan tumbuhan di Tompotika dan mengidentifikasi ancaman, sehingga keanekaragaman dapat dipahami sepenuhnya.

Inventarisasi Botani

Inventarisasi botani berarti mendokumentasikan secara menyeluruh semua spesies tumbuhan dalam batas wilayah tertentu.

Tim ilmuwan akan mengumpulkan sampel tanaman dari setiap lokasi di Tompotika, dengan prioritas pada tanaman yang sedang berbunga atau berbuah; mereka mengambil potongan atau menggali tanaman kecil, kemudian mengeringkan spesimen dan menempelkannya pada kertas beserta catatan koleksi.

Spesimen akan dikirim ke Herbarium Bogoriense, herbarium nasional, untuk diidentifikasi oleh para ilmuwan; sampel yang tak teridentifikasi—yang mungkin merupakan spesies baru—akan dikirim ke spesialis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penilaian Kepunahan

Penilaian kepunahan bertujuan memprediksi apakah sebuah spesies akan punah atau menghadapi ancaman kepunahan yang signifikan; para ilmuwan kebun mengacu pada kriteria Daftar Merah IUCN untuk menentukannya.

Para peneliti menggunakan data tentang jumlah individu dan jangkauan wilayah, memperkirakan apakah populasi bertambah atau berkurang dan mengidentifikasi ancaman; penilaian tersebut memandu konservasionis dalam memprioritaskan spesies.

Peningkatan Kapasitas

Awal tahun ini tim mendirikan pembibitan untuk menanam tumbuhan asli bernilai ekonomi. Pembibitan dikelola oleh dua ahli hortikultura lokal, Yuli dan Riyal Kunjae, yang dipekerjakan untuk proyek ini, dengan dukungan LSM lokal Alliance for Tompotika Conservation. Saat ini mereka merawat 228 bibit dari 21 spesies, dan pada 2027, setelah protokol budidaya mapan, akan mengadakan lokakarya pelatihan dan secara resmi menyerahkan pembibitan kepada masyarakat.

Berbagi Pengetahuan

Data inventaris botani akan dipadukan dengan pengetahuan para ahli tumbuhan lokal yang telah tinggal di Tompotika selama beberapa generasi. Tim Kebun Raya akan merekam pengetahuan ekologis dan biokultural tradisional, lalu menyusun catatan tertulis tentang keterkaitan mendalam antara komunitas dan hutan. Hasilnya akan berupa buku untuk anak-anak dan orang dewasa, daftar periksa serta rencana pengelolaan hutan yang menjadi dasar prioritas konservasi dan penguatan ketahanan iklim; pengetahuan tradisional akan menjadi elemen kunci dalam semua strategi konservasi.

Tim ini juga berniat melibatkan generasi muda Tompotika agar mereka memahami, menghargai, dan menjaga ekosistem unik di sekitarnya; melalui proyek, tim akan mengadakan penyuluhan di sekolah-sekolah lokal untuk membagikan pengetahuan sehingga siswa dapat melanjutkan dan mengembangkan upaya tersebut.

Puglisi mengatakan bahwa mereka berharap memberi generasi pemangku kepentingan sekarang dan yang akan datang alat yang tepat untuk mengambil keputusan penting mengenai masa depan Jantung Tompotika.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *