Pertanyaan Obama ke Jokowi: Bagaimana Puncak?

Pada akhir 1960-an, Obama mengenang masa kecilnya di Jakarta saat duduk bersama Jokowi dan Iriana di jamuan KTT APEC. Kami berbincang santai, kata sumber, ketika Obama tampak asyik berbicara dengan Iriana. Orang pun bertanya-tanya tentang isi percakapan mereka. Jokowi mengatakan pada konferensi pers bahwa Obama menanyakan keadaan warung ikan bakar favoritnya di Puncak. Puncak berjarak sekitar dua jam dari Jakarta, tambahnya. Ia menyebut kenangan masa kecil di Jakarta masih membekas dalam dirinya. Saya arahkan dia ke istri saya yang lebih tahu wilayah itu, kata Jokowi. Saya juga memberi tahu bahwa restoran ikan bakar seperti itu kini sedang tumbuh pesat.

Pada awal 1960-an, Ann Dunham—ibu Obama—menikah dengan Lolo Soetoro, warga Indonesia, saat mereka tinggal di Hawaii. Lolo kembali ke Indonesia dan tak lama kemudian Ann serta Obama yang berumur enam tahun menyusul; mereka tinggal di Jakarta selama empat tahun sebelum kembali ke AS. “Kami berbincang sebentar dengan Obama. Saya memberitahunya bahwa kediaman saya saat menjabat gubernur hanya berjarak 100 meter dari sekolahnya dulu,” kata Jokowi. Menurut Jokowi, “Dia masih bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan sempat bilang kepada istri saya, ‘Saya sudah ngantuk’ serta ‘Saya sudah kenyang, tadi sudah makan di hotel’.” Obama, yang datang tanpa Ibu Negara Michelle, juga dilaporkan menanyakan dalam bahasa Indonesia tentang kondisi Puncak dan Bandung kepada sejumlah pejabat Indonesia dalam pertemuan bilateral hari itu. “Saya dengar Puncak kini sering macet,” ujar Obama, menurut seorang pejabat. “Kalau begitu, bagaimana cara menuju Bandung?”

Dekat dengan Indonesia

Selama pertemuan bilateral, Obama mengungkapkan kepada Jokowi bahwa ia merasa sangat dekat dengan Indonesia karena masa kecilnya banyak dihabiskan di sana. “Saya berharap kita tidak hanya memperkuat persahabatan pribadi, tetapi juga terus membangun hubungan erat antara kedua negara,” ujar Obama. Obama menjadwalkan undangan kepada Jokowi ke Amerika Serikat tahun depan untuk membahas pengembangan kemitraan ekonomi dan keamanan secara menyeluruh. Selain isu-isu keamanan regional, pertemuan ini juga mencakup pembicaraan Obama tentang pengendalian Ebola dan upaya Indonesia menghadapi ekstremisme Islam dan pertumbuhan pengikut ISIS.

Obama menyatakan penghargaan terhadap upaya besar Indonesia untuk memperkuat toleransi dan pluralisme. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas langkah-langkahnya menyingkirkan ekstremisme dan kolaborasinya dengan negara lain dalam perang melawan terorisme.” Isu lain dalam diskusi dengan AS adalah investasi dan agenda pembangunan yang mengikuti Tujuan Pembangunan Milenium.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *