Penunjukan Kapolda Bali Jadi Kepala Imigrasi Memicu Kritik

Presiden Joko Widodo mengangkat Kapolda Bali, Inspektur Jenderal Ronny F. Sompie, menjadi Direktur Jenderal Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM. Kepala kepolisian mengatakan pada Jumat bahwa mereka telah menerima konfirmasi dan kini tinggal menunggu keputusan presiden. Pada Maret tahun ini Ronny resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah Bali, setelah sebelumnya bertugas sebagai juru bicara di Mabes Polri. Ronny sering tampil di televisi dan media cetak bulan lalu ketika publik fokus pada kasus pembunuhan Engeline, gadis berusia 8 tahun.

Jenazahnya polisi temukan 10 Juni, tiga minggu setelah ibu angkatnya, Margriet Megawe, meminta bantuan mencari anak yang dia klaim hilang. Menyusul kemarahan nasional atas kematian ini, polisi menetapkan Margriet sebagai tersangka utama, dengan tukang kebun Agustay “Agus” Hamda May sebagai tersangka bersama. Ronny mengatakan pada 28 Juni bahwa untuk sekarang Margriet berstatus tersangka utama. Saat Menteri Hukum dan HAM membuka seleksi terbuka untuk direktur jenderal, Ronny mendaftar dengan dukungan penuh Badrodin.

Bambang Irawan pensiun, sehingga posisi itu kosong beberapa bulan sebelum Jokowi mengambil alih pada Oktober tahun lalu. Pada masa itu Susilo Bambang Yudhoyono menolak menunjuk kepala imigrasi baru karena ia ingin menyerahkan keputusan itu kepada penggantinya. Ronny mengatakan ia terdorong melamar karena yakin dapat memperbaiki kantor imigrasi. Pria berusia 53 tahun itu menyatakan ia mendaftar karena perekrutan terbuka untuk umum.

Kantor imigrasi dianggap mengalami peningkatan cepat dalam beberapa tahun terakhir, misalnya peluncuran pembayaran paspor secara online pada Juli lalu yang bertujuan menanggulangi korupsi dan penyuapan. Polri pada Maret menetapkan Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, sebagai tersangka atas kasus yang berkaitan dengan sistem pembayaran daring. Ronny menolak memberikan komentar mengenai posisi barunya, mengatakan pada hari Jumat bahwa ia belum mendapat surat resmi dari presiden.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *