Ancaman Terorisme Uighur Asia Tenggara Kian Mengkhawatirkan
Aksi pemberontakan jihadis semakin meluas. Aparat anti-teror menangkap tersangka asal barat laut China. Penangkapan terjadi setelah penggerebekan rumah di Bekasi minggu lalu.
Aksi pemberontakan jihadis semakin meluas. Aparat anti-teror menangkap tersangka asal barat laut China. Penangkapan terjadi setelah penggerebekan rumah di Bekasi minggu lalu.
Pulau Buru di kawasan timur Indonesia pernah menjadi lokasi penahanan sekitar 12.000 tahanan politik. Pemerintah pada masa Presiden Soeharto menuduh mereka sebagai simpatisan komunis dan mengirim mereka ke sana untuk kerja paksa sejak akhir 1960-an.
Pemerintah menurunkan harga bensin premium dan solar secara signifikan. Kebijakan ini berlaku mulai 5 Januari 2016 untuk menyambut tahun baru.
Pada Maret 2014, Parlemen Eropa meratifikasi Perjanjian Kemitraan dan Kerja Sama Komprehensif Indonesia-Uni Eropa. Perjanjian ini ditandatangani pada 2009. Sebelumnya, 27 negara anggota Uni Eropa telah meratifikasi perjanjian tersebut.
Pada Oktober 2015, Festival Penulis dan Pembaca Ubud membatalkan peluncuran tiga buku. Buku tersebut memuat kesaksian para penyintas genosida politik terburuk pada abad ke-20.
Pemerintah Indonesia mendenda atau mencabut izin 23 perusahaan akibat kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap. Pemerintah juga masih menyelidiki sejumlah perusahaan lain terkait kasus kebakaran tersebut.
Pemerintah menghukum lebih dari 50 perusahaan karena menyebabkan kabut asap yang melanda Asia Tenggara awal tahun ini.
Perwakilan warga terdampak tambang dan PLTU batu bara mendesak Presiden Joko Widodo mengutamakan kesejahteraan rakyat. Mereka menuntut pemerintah menepati janji kampanye dan tidak mendahulukan kepentingan perusahaan maupun investor. Warga yang berkumpul di Bogor mengaku telah merasakan berbagai dampak negatif proyek tersebut. Sebagian daerah bahkan mengalami dampak sebelum pembangunan proyek mulai. Cayadi menegaskan warga menolak mengalami…
Pada Kamis, 17 Desember, Fumio Kishida dan Jenderal Nakatani memimpin pertemuan pertama Indonesia-Jepang di Tokyo selama 100 menit. Pertemuan berlangsung dari pukul 14.30 hingga 16.10. Retno Marsudi dan Jenderal (Purn.) Ryamizard Ryacudu menghadiri pertemuan tersebut saat kunjungan resmi ke Jepang.
Pada dini hari 1 Oktober 1965, Gerakan 30 September menculik dan membunuh enam jenderal Angkatan Darat. Jenderal Nasution berhasil melarikan diri. Keesokan paginya, mereka mengumumkan pengambilalihan kekuasaan untuk mencegah kudeta terhadap presiden oleh Dewan Jenderal. Sementara itu, Panglima Kostrad Soeharto mulai menguasai situasi. Menjelang malam, Soeharto berhasil merebut kendali dari para konspirator.