Kebakaran Lahan Meluas, Bandara Semakin Lumpuh Akibat Kabut Asap

Jumlah bandara yang terdampak kabut asap terus meningkat seiring dengan terganggunya jadwal penerbangan.

J. A. Barata, selaku Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, menyampaikan dalam pernyataan tertulis pada hari Jumat bahwa jumlah bandara yang terkena dampak kabut asap akibat kebakaran lahan meningkat dari 16 menjadi 21 bandara dibandingkan hari sebelumnya.

Ia menyebutkan bahwa lima bandara yang terkena dampak kabut asap meliputi Bandara Nanga Pinoh di Kalimantan Barat, Bandara Palembang dan Pekanbaru di wilayah Sumatra, serta Bandara Balikpapan yang berada di Kalimantan.

Bandara lain yang juga terdampak kabut asap berada di sejumlah wilayah Kalimantan, antara lain Melak di Kalimantan Timur; Pangkalan Bun dan Sampit di Kalimantan Tengah; Banjarmasin di Kalimantan Selatan; Pontianak, Putussibau, Sintang dan Ketapang di Kalimantan Barat; Samarinda di Kalimantan Timur; Long Apung di Kalimantan Utara; serta Sampir, Muara Teweh dan Palangkaraya yang semuanya terletak di Provinsi Kalimantan. Selain itu, Bandara Jambi di Sumatra juga termasuk dalam daftar bandara yang terdampak.

Menurutnya, hingga saat ini jarak pandang di wilayah Jambi, Sumatra, masih terbatas pada 600 meter. Akibat kondisi tersebut, tiga penerbangan reguler dan satu penerbangan haji telah mengalami penjadwalan ulang, sementara sejumlah penerbangan lainnya dibatalkan.

Beberapa penerbangan mengalami penjadwalan ulang, termasuk Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 132/133 yang melayani rute Jakarta–Jambi–Jakarta. Sementara itu, penerbangan Lion Air dari Jakarta ke Jambi tetap tidak beroperasi pada malam hari.

Barata menyampaikan bahwa pembatalan dan penundaan penerbangan juga terjadi di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan. Di bandara tersebut, sebanyak 13 penerbangan mengalami penundaan, sementara dua penerbangan lainnya dibatalkan.

Di Bandara Rahadi Usman, Ketapang, tercatat enam penerbangan mengalami penundaan. Sementara itu, Bandara Iskandar di Pangkalan Bun mencatat lima penundaan dan satu pembatalan. Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya mengalami delapan penundaan serta tiga pembatalan. Di Bandara Beringin Muara, Muara Teweh, terdapat tiga pembatalan penerbangan. Bandara Haji Asan di Sampit mencatat empat penundaan, Bandara Susilo di Sintang dua penundaan, dan Bandara Pangsuma di Putussibau juga mengalami dua penundaan.

Visited 2 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *