Raja Salman tiba di Indonesia pada Rabu dalam kunjungan ke Asia. Dalam kunjungan itu, Arab Saudi dan Indonesia menandatangani beberapa perjanjian untuk memperkuat hubungan bilateral. Saat tiba di Bandara Internasional Halim, Raja Salman disambut oleh Presiden Joko Widodo beserta menteri dan pejabat tinggi. Presiden menganugerahkan Bintang Republik Indonesia, penghargaan tertinggi, kepada raja sebagai pengakuan atas kontribusinya di berbagai bidang. Pejabat Kedutaan Besar RI di Riyadh menyatakan kunjungan itu berlangsung sembilan hari hingga 9 Maret.
Kunjungan ini merupakan balasan atas kunjungan Presiden Jokowi ke Arab Saudi pada September 2015. Agus Maftuh Abegebriel, Duta Besar RI untuk Riyadh, menyebut kunjungan ini bersejarah dan penting bagi persahabatan kedua negara. Ia menyebut kunjungan ini sebagai babak baru untuk memperkuat hubungan kedua negara dan mencari peluang memperluas kerja sama. Raja Salman menggelar pertemuan bilateral dengan Jokowi di Istana Kepresidenan. Mereka membahas hubungan bilateral, kerja sama lintas sektor serta perkembangan terbaru di dunia Islam dan kancah internasional.
Deklarasi Bersama
Raja dan Presiden Jokowi kemudian menghadiri upacara penandatanganan deklarasi bersama, nota kesepahaman dan program kerja sama antar kedua pemerintahan. Nizar bin Obaid Madani dan Retno Lestari Priansari Marsudi menandatangani deklarasi bersama yang menaikkan level ketua komite bersama; mereka juga menandatangani kesepakatan terkait Saudi Fund for Development untuk membiayai proyek pembangunan. Ibrahim bin Abdulaziz Al-Assaf, Menteri Negara dan anggota kabinet Arab Saudi, bersama Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan UKM, menandatangani program kerja sama di sektor usaha kecil dan menengah.
Direktur Keamanan Publik Arab Saudi, Jenderal Othman bin Nasser, dan Kepala Kepolisian RI, Tito Karnavian, menandatangani perjanjian kerja sama untuk memerangi kejahatan. Sejumlah nota kesepahaman, termasuk untuk kerja sama budaya, ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan dan Informasi Adel Altoraifi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajer Effendi; sementara Menteri Transportasi Sulaiman Al-Hamdan dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menandatangani perjanjian kerja sama di bidang kesehatan. Delegasi Arab Saudi dan Indonesia juga menandatangani beberapa nota kesepahaman tambahan.