Kampanye Besar di Indonesia Soroti Dampak Maut Tembakau

Vital Strategies mengucapkan selamat

Vital Strategies mengucapkan selamat kepada pemerintah atas kampanye baru yang menegaskan dampak mematikan tembakau secara visual. Kampanye itu menyoroti kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, serta kanker mulut. Ir. Doddy Izwardy, MA, memimpin acara peluncuran kampanye “Rokok Merusak Tubuhmu” hari ini. Ia menjabat Direktur Gizi di Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan.

Vital Strategies bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan merancang dan menjalankan kampanye ini selama enam minggu. Kampanye ini tayang di Trans TV, Trans 7, MNC TV, RTV, TVOne, RCTI, dan Global TV. Tim kampanye juga mempromosikan materi melalui YouTube, Twitter, Facebook, Instagram, serta situs www.suaratanparokok.co.id. Pengelola memperbarui situs itu untuk menampilkan informasi dan tautan layanan berhenti merokok, dengan tagar #SuaraTanpaRokok.

Dalam peluncuran hari ini, Izwardy menegaskan kampanye ini menunjukkan bahaya rokok bagi kesehatan. Ia menambahkan bukti juga menunjukkan rokok elektrik dapat menimbulkan risiko. Izwardy mengingatkan nikotin bersifat adiktif, baik pada rokok konvensional maupun rokok elektrik. Kampanye ini memperkuat kebijakan kawasan bebas asap rokok dan mengimbau perokok mematuhinya.

Jose Luis Castro menyatakan bahwa Vital Strategies mengapresiasi pemerintah atas kampanye pengendalian tembakau yang efektif. Ia juga senang berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat peringatan bergambar pada kemasan rokok. Castro menilai pembesaran gambar peringatan, seperti di India, Nepal, Sri Lanka, Thailand, dan Myanmar, akan meningkatkan dampak. Ia menekankan warga yang terinformasi lebih mungkin memilih berhenti merokok demi diri sendiri dan orang tercinta.

Para peneliti menemukan bahwa penggunaan tembakau sekecil apa pun tetap berisiko dan tidak pernah aman. Banyak pengguna tembakau masih mengabaikan atau meremehkan bahaya merokok. Sikap ini dapat memicu penyakit yang sebenarnya bisa kita cegah dan mempercepat kematian. Menampilkan visual yang nyata tentang dampaknya membantu menahan minat anak muda untuk mencoba rokok dan memotivasi perokok agar berhenti.

30 Detik

Tim kampanye merancang iklan layanan masyarakat berdurasi 30 detik ini untuk mendorong pengguna tembakau beralih dari niat menjadi tindakan berhenti merokok, dengan menampilkan dampak kesehatan nyata akibat tembakau. Kampanye “Rokok Merusak Tubuh Anda” menampilkan secara grafis bahwa tembakau merusak hampir semua organ dan jaringan vital tubuh. Iklan membuka adegan dengan siluet pria yang merokok, lalu menampilkan jantung manusia yang berdetak semakin cepat, paru-paru sehat yang menghitam, kanker pada mulut, serta arteri tersumbat yang dapat memicu stroke. Tayangan ini juga menampilkan peringatan bergambar yang saat ini tercantum pada 40% kemasan tembakau, lalu menutup iklan dengan pesan “Hormati Tubuh Anda – Berhenti Merokok Sekarang.”

Kampanye ini menindaklanjuti kampanye pengendalian tembakau nasional yang pemerintah luncurkan awal tahun, dengan menyoroti kerugian ekonomi akibat tembakau.

Castro menambahkan bahwa perekonomian bisa kehilangan hingga $4,5 triliun pada 2030 apabila beban penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung dan kanker, tidak ditekan. Ia menegaskan, sebagaimana ditunjukkan dalam kampanye ini, penggunaan tembakau merupakan faktor risiko utama untuk penyakit-penyakit tersebut. Selain kampanye komunikasi kesehatan yang dapat membantu mengubah sikap masyarakat, ia menilai aturan kawasan bebas asap rokok yang komprehensif serta pajak tembakau yang lebih tinggi dan disederhanakan akan semakin mendorong perokok berhenti dan mencegah orang mulai merokok. Castro juga menyebut adanya peluang nyata untuk menaikkan pajak hingga lebih dari 75% dari harga eceran, sesuai rekomendasi WHO, serta peluang lain untuk mengalokasikan sebagian penerimaan pajak guna mendukung program kesehatan dan layanan sosial. Ia menyatakan rekomendasi kebijakan ini kepada pemerintah untuk mempercepat kemajuan menuju target Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Adaptasi Konsep

Program Rokok Merusak Tubuh Anda mengadaptasi konsep orisinal dari Departemen Kesehatan dan Kebersihan Mental Kota New York. Setelah melalui pengujian ekstensif, kampanye ini telah diterapkan dengan hasil yang baik di negara-negara seperti Vietnam, Pakistan, Meksiko dan Rusia serta sejumlah negara lainnya.

Menurut Tobacco Atlas, lebih dari 2.677.000 anak dan 53.767.000 orang dewasa menggunakan tembakau (dewasa: 57,1% laki-laki dan 3,6% perempuan; anak: 41% anak laki-laki dan 3,5% anak perempuan). Persentase pengguna tembakau pada laki-laki, anak laki-laki dan anak perempuan tercatat lebih tinggi dibanding negara berpendapatan menengah lainnya. Tembakau menyebabkan sekitar 217.400 kematian setiap tahun; pada 2010, tembakau menyumbang 19,8% kematian pada laki-laki dewasa dan 8,1% pada perempuan dewasa—angka yang juga melampaui rata-rata negara berpendapatan menengah lain. Berbagai studi menunjukkan laki-laki mulai memakai tembakau pada usia yang semakin muda, bahkan banyak yang memulai sejak usia 12 tahun. Penggunaan tembakau merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular, yang menurut Forum Ekonomi Dunia berpotensi merugikan perekonomian hingga $4,5 triliun pada periode 2012–2030.

Visited 5 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *