Presiden Prabowo Rayakan Tahun Baru di Tapanuli

Prabowo mengunjungi Tapanuli Selatan

Pada 31 Desember, Presiden Prabowo mengunjungi Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, untuk merayakan malam Tahun Baru bersama korban bencana.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan dalam konferensi pers di Tapanuli Selatan bahwa presiden akan merayakan malam Tahun Baru di kabupaten tersebut. Presiden akan makan malam bersama warga, bersalaman, dan menonton film di layar besar.

Teddy menyebut kondisi di lokasi pengungsian Kecamatan Batang Toru kini jauh lebih baik, dengan sebagian besar korban sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Sebagian besar korban di Batang Toru sudah meninggalkan pengungsian dan kembali ke rumah, sementara kami tetap menyediakan dapur umum serta logistik di lokasi untuk antisipasi jika mereka kembali,” ujarnya.

Sore harinya, Presiden Prabowo meninjau langsung pembangunan jembatan ke-13 yang telah rampung, yakni jembatan bailey sepanjang 44 meter di atas Sungai Garoga.

Teddy menegaskan bahwa jembatan sudah bisa warga lalui, tetapi tahap awal pengoperasian tetap menggunakan sistem satu arah.

“Lokasi ini mudah terjangkau, tetapi karena pembangunan baru dua hari, kami menerapkan sistem satu arah. Warga bergantian melintas. Kami selalu menguji jembatan meski pengerjaan cepat. Kami utamakan keselamatan, bukan sekadar kecepatan,” ujarnya.

Teddy mengungkapkan bahwa dengan pulihnya sejumlah infrastruktur penghubung, aktivitas ekonomi warga di sekitar wilayah terdampak mulai kembali berjalan.

Wilayah ini merupakan daerah perbatasan dengan jalur yang sulit, sementara area di kiri dan kanan masih dalam proses pembersihan. Selama beberapa minggu terakhir, ekonomi lokal mulai pulih, terlihat dari warga yang kembali membuka toko dan usaha. Ia menambahkan bahwa Presiden akan melanjutkan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang untuk meninjau hunian sementara yang pemerintah bangun dengan dana Danantara.

“Beliau akan berangkat ke Kabupaten Aceh Tamiang besok untuk meninjau unit perumahan yang dibangun Danantara. Presiden memerintahkan kami memeriksanya, dan kami perkirakan 500–600 unit sudah selesai, insya Allah,” ujarnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *