Perayaan Tahun Baru Presiden di Papua Tuai Sorotan

Warga Raja Ampat merayakan malam pergantian tahun bersama Presiden Joko Widodo pada Kamis malam. Perayaan tersebut berlangsung dalam suasana pesta rakyat yang meriah. Pesta rakyat itu berlangsung di Pantai Waisai. Sejumlah musisi papan atas memeriahkan acara tersebut, termasuk Edo Kondologit dari Papua. Presiden dan Ibu Negara Iriana tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 22.20 Waktu Indonesia Timur. Saat tiba di lokasi, Presiden Jokowi mengenakan kemeja putih. Ia menyapa dan berjabat tangan dengan sejumlah warga yang hadir. Sejumlah pejabat turut menghadiri acara tersebut. Di antaranya Teten Masduki, Sukardi Rinakit, dan Abraham Octavianus Atururi. Kehadiran Presiden Jokowi di Raja Ampat membawa kebahagiaan bagi sejumlah masyarakat yang berkesempatan melihatnya secara langsung.

“Kehadiran kepala negara menunjukkan perhatian terhadap kawasan timur Indonesia,” kata Winda yang datang dari Manokwari untuk merayakan malam tahun baru. Ia berharap tahun 2016 menghadirkan kondisi yang lebih baik daripada 2015. Dengan tiba di Bandara Mopah, Merauke, pada Selasa petang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana memulai rangkaian kunjungan ke Papua dan Papua Barat. Presiden bersama rombongan, termasuk Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Teten Masduki, dan Sukardi Rinakit, berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah pukul 13.40 menggunakan pesawat kepresidenan dan tiba di Merauke pada pukul 20.20. Usai menghadiri acara Impian Indonesia 2015-2085 di Lapangan Hasanap Sai, Merauke, presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Wamena.

Meresmikan Terminal

Di sana, presiden meresmikan terminal baru Wamena dan Kaimana serta bertemu dengan masyarakat Jayawijaya. Selanjutnya, ia meneruskan perjalanan menuju Sorong dan kemudian melanjutkannya ke Raja Ampat. Kunjungan ini menjadi yang ketiga bagi presiden ke Papua dan Papua Barat setelah lawatan sebelumnya pada 27-29 Desember 2014 dan 8-11 Mei 2015. Presiden Jokowi meyakini bahwa kunjungan yang konsisten ke Papua dapat membantu penyelesaian konflik di wilayah tersebut. Ia menyampaikan komitmen untuk lebih sering mengunjungi Papua saat berada di Jayapura pada 27 Desember 2014.

Sebelum itu, presiden meninjau pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Pemerintah menggunakan kunjungan tersebut untuk menunjukkan komitmen pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Presiden Jokowi juga menyampaikan visi itu saat peringatan Hari Pahlawan di Surabaya. Saat itu, ia menegaskan peralihan dari pembangunan yang berpusat di Jawa menuju pembangunan yang merata. Ia menekankan bahwa seluruh daerah harus menikmati kemakmuran secara setara. Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi dan rombongan akan kembali ke Jakarta pada Jumat, 1 Januari 2016.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *