Indonesia Perketat Kontrol Komoditas Strategis

Pemerintah Indonesia mengubah kebijakan perdagangan komoditas utama secara mendadak; beberapa ahli menyamakannya dengan pengambilalihan paksa industri. Langkah ini dapat menimbulkan dampak global. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peraturan baru yang mewajibkan perusahaan negara mengelola ekspor batubara, minyak sawit, dan ferroalloy. Pemerintah mengharuskan pengelolaan itu mulai paling lambat September. Prabowo mengatakan pemerintah bertujuan meningkatkan penerimaan pajak. Pemerintah…

Baca Selengkapnya

Prabowo Beralih ke Orbit Ekonomi AS?

Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART) pada 19 Februari 2026. Presiden Prabowo Subianto menyebut perjanjian itu sebagai tonggak penting dalam hubungan ekonomi AS dan Indonesia. ART berlaku efektif pada 20 Mei dan menjadi penting karena menandai kesiapan Indonesia menyelaraskan arah ekonomi dengan Amerika Serikat. Untuk pertama kali dalam beberapa dekade,…

Baca Selengkapnya

Tindakan Keras Prabowo Kejutkan Pejabat

Awal Mei, Presiden Prabowo Subianto mengundang beberapa penasihat dekat ke kediamannya di Jakarta Selatan. Mereka membahas cara menambah pendapatan negara karena lonjakan harga minyak membebani keuangan negara. Kelompok kecil itu menyetujui perubahan besar yang merombak sektor penting ekonomi Indonesia. Perubahan itu membentuk entitas negara baru di bawah dana kekayaan Danantara. Entitas ini akan mengawasi ekspor…

Baca Selengkapnya

Indonesia Perketat Cengkeraman Komoditas Demi Kemakmuran

Rabu lalu Presiden mengumumkan target ekonomi ambisius 2027 dan rencana memperketat kontrol ekspor komoditas untuk meningkatkan pendapatan. Pengumuman itu datang di tengah menurunnya kepercayaan investor dan meningkatnya kekhawatiran terhadap kebijakan. Pemerintahan Prabowo mendapat sorotan atas pengelolaan ekonomi senilai 1,4 triliun dolar dan perluasan peran negara. Rupiah berkali-kali melemah terhadap dolar, memicu kekhawatiran tentang independensi bank…

Baca Selengkapnya

Ketergantungan Hijau Mengancam Masa Depan Hilirisasi Indonesia

Pada 29 April 2026 Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama 13 proyek pengolahan sumber daya senilai $7,2 miliar. Ia menegaskan hilirisasi sebagai jalan menuju kebangkitan nasional. BUMN Danantara kini mengoordinasikan 18 proyek hilir bernilai sekitar Rp600 triliun, fokus pada nikel. Gagasannya: mengolah mineral mentah di dalam negeri untuk menciptakan nilai tambah lebih besar. Langkah…

Baca Selengkapnya