Matahari Putra Prima membukukan kenaikan laba operasional 58,2% berkat pertumbuhan penjualan 14,1% sepanjang 2014.
Perusahaan fokus hypermarket, grosir, dan produk kesehatan-kecantikan mencatat penjualan Rp13,59 triliun dan laba bersih Rp554 miliar.
Hingga akhir tahun, Matahari mengelola 267 gerai di 67 kota: 107 hypermarket, 102 gerai Boston kesehatan-kecantikan, dan 58 Foodmart. Setelah periode tersebut, perusahaan telah menambah tiga hypermarket baru.
Sepanjang tahun 2014, perusahaan meresmikan 42 gerai baru, termasuk 24 foodmart, sebagai bagian dari kelanjutan strategi ekspansi yang agresif.
Noel Trinder, yang kembali menjabat CEO pada April lalu, menyatakan pencapaian itu mencerminkan komitmen pada bisnis inti. Komitmen tersebut mendorong peningkatan margin dan produktivitas gerai.
Noel menyatakan, setelah menjabat CEO, MPPA siap mengadopsi strategi pertumbuhan baru setelah 10 tahun konsisten. Selama dekade terakhir, penjualan dan laba tumbuh berkelanjutan melalui ekspansi gerai, namun pengembangan ke depan butuh penguatan kelembagaan dan regenerasi.
Perusahaan meluncurkan hypermarket generasi ketujuh (G7) sebagai langkah penting regenerasi dengan meremajakan total gerai Cyberpark, Lippo Karawaci Utara, Tangerang, pada Desember 2014. Melalui G7, perusahaan meningkatkan pengalaman pelanggan lewat tampilan visual menarik, variasi produk kaya, gaya hidup terdesain, dan standar operasional internasional.
Noel menyatakan bahwa respons positif pelanggan tercermin dari meningkatnya nilai belanja per kunjungan serta lonjakan jumlah pengunjung secara signifikan.
Aspek penting lainnya yang menjadi fokus adalah penguatan struktur organisasi melalui reorganisasi dan pengembangan kapabilitas SDM baru. Inisiatif ini dimulai pada paruh kedua tahun 2014 dan direncanakan berlanjut hingga 2015.
“Penyesuaian struktur organisasi memungkinkan MPPA untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan sekaligus menetapkan proses kerja yang lebih sistematis, guna mendorong pencapaian level kinerja yang lebih tinggi di masa depan.”