Jokowi Klaim Indonesia Aman, Publik Masih Diliputi Kekhawatiran

Setelah memberikan arahan kepada Kopaskhas TNI AU di Lanud Sulaiman, Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataannya. Kegiatan tersebut berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa. Presiden menegaskan bahwa kondisi Indonesia tetap aman. Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan tersebut untuk menjawab pertanyaan wartawan. Pertanyaan itu menyinggung kekhawatiran di balik kunjungannya ke markas TNI dan Polri. Presiden Jokowi mengunjungi Markas Komando Paskhas di Lanud Sulaiman pada Selasa. Kunjungan itu bertujuan meninjau kesiapan pasukan.

Ia juga mengingatkan peran prajurit sebagai garda terdepan dalam menjaga keberagaman. Hal tersebut senantiasa menjadi pesan utama Presiden dalam setiap kunjungan dan pengarahan kepada para prajurit TNI serta anggota Polri beberapa waktu lalu. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia terdiri atas beragam suku, agama, ras dan bahasa. Oleh karena itu, prajurit TNI bersama anggota Polri memiliki peran penting sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

Saat mengunjungi Markas Komando Korps Marinir TNI AL di Cilandak pada Jumat, Presiden melihat kesiapan seluruh personel TNI dan Polri. Mereka siap menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jokowi menilai bahwa interaksi selama pertemuan tersebut membuktikan kesiapan para kader dalam menjalankan tugas mereka. Presiden mengunjungi sejumlah markas TNI dan Polri, diawali dengan kunjungan ke Markas Besar TNI AD pada Senin, Mabes Polri pada Selasa, Markas Kopassus pada Kamis serta Markas Korps Brimob Polri pada Jumat pagi.

Presiden juga mendatangi Markas Kopaskhas di Bandung pada Selasa. Ia menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan tersebut dilakukan karena sebelumnya belum pernah menemui para perwira TNI dan Polri dalam kedudukannya sebagai Panglima Tertinggi TNI. Presiden menegaskan pentingnya membangun negara yang tertib, tempat kelompok mayoritas memberikan perlindungan kepada kelompok minoritas, sementara kelompok minoritas tetap menghormati kelompok mayoritas. Menurutnya, setiap kelompok harus membangun hubungan yang harmonis dengan saling melindungi, menghargai dan memelihara kerukunan.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *