Represif tapi Rapuh: Kebijakan Narkoba Indonesia Dipertanyakan
Rizki Mulyadi duduk setengah terendam dalam bak mandi herbal yang mengepulkan uap. Tangan terlipat di pangkuan dan kepalanya tertunduk.
Berita politik, kebijakan pemerintah dan isu sosial dalam negeri
Rizki Mulyadi duduk setengah terendam dalam bak mandi herbal yang mengepulkan uap. Tangan terlipat di pangkuan dan kepalanya tertunduk.
Selama dua bulan tahun lalu, kepulan asap membentang di sepanjang khatulistiwa dan menutupi hampir separuh bumi. Angin membawanya dari Afrika Timur hingga garis tanggal internasional di Samudra Pasifik barat. Asap tebal ini berasal dari Indonesia, yang saat itu tengah menghadapi musim kebakaran paling parah dalam lebih dari 15 tahun.
“Benarkah Indonesia bisa melarang alkohol sepenuhnya?” Di sebuah bar, Christine, Hassan dan Dilta saling bertukar pandang lalu tertawa lepas. Mereka kompak menilai pemerintah tidak akan mengambil langkah ini. Saat itu, ketiganya sedang meneguk Bintang—bir yang populer dan bagi sebagian orang sudah menjadi semacam ikon nasional.
Sulit membayangkan dunia tanpa plastik. Sejak bahan ini muncul, banyak hal menjadi lebih praktis. Saat lapar, kita tinggal singgah di supermarket atau restoran dan membawa pulang makanan dalam kantong plastik. Saat haus, kita bisa membeli minuman kemasan plastik di minimarket terdekat. Kantong dan produk plastik kini melekat erat pada gaya hidup modern.
Dahulu bakau menutupi sebagian besar garis pantai tropis. Namun separuhnya hilang dalam 50 tahun terakhir, menurut LSM Seacology di San Francisco. Dari 13,7 miliar hektare bakau yang tersisa, 42% berada di Asia, dan Indonesia menyumbang 20% dari tutupan global. Negara kepulauan ini juga menjadi habitat sekitar 55 dari 60–110 spesies bakau di dunia.
Najib Razak sedang menghadapi krisis internasional. Loretta Lynch, Jaksa Agung AS, mengungkap korupsi pejabat Malaysia dan menyita aset lebih dari $1 miliar. Investor juga kecewa oleh sikap puas diri yang merusak ekonomi negara. Namun ancaman terbesar bagi perdana menteri yang tersangkut skandal ini berasal dari Indonesia.
Para pejabat menolak kesimpulan panel hakim internasional yang menyebut pembersihan anti-komunis 1960-an sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Panel itu memperkirakan sedikitnya 500.000 orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Empat dari delapan korban dalam serangan teror di Jakarta pada Januari merupakan pelaku itu sendiri. Sementara itu, aksi bom bunuh diri di Surakarta pada 5 Juli hanya menewaskan pelakunya dan melukai seorang polisi. Situasi ini sangat berbeda dari serangan-serangan terdahulu yang jauh lebih mematikan. Bom Bali 2002 saja menewaskan lebih dari 200 orang.
Kepala polisi yang memimpin operasi di Sulawesi Tengah mengatakan jenazah Santoso telah teridentifikasi. Santoso adalah pemimpin kelompok pendukung yang menyebut diri Negara Islam ISIS.
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mencerminkan keberagaman budaya dan etnis di Indonesia, yang warganya hidup berdampingan secara harmonis.