Kunjungan Jokowi: Popularitas Barbershop Memicu Kontroversi

Jumadi tak pernah membayangkan akan memangkas rambut Presiden Joko Widodo. Pada Sabtu petang yang cerah, tukang cukur berusia 28 tahun itu merasa sangat beruntung. Ia merasa seperti menang lotre saat Jokowi datang bersama putranya, Kaesang Pangarep. Kunjungan mereka ke Hunky Dory mengejutkannya. Tempat itu adalah salon tempat ia bekerja dekat Istana Kepresidenan di Bogor. Presiden…

Baca Selengkapnya

Indonesia Dituding Bungkam Pers Usai Blokir Suara Papua

Pemerintah Indonesia baru-baru ini menyatakan telah memblokir sekitar 800.000 situs web sejak Desember 2016. Semuel Abrijani Pangerapan menyebut sekitar 90% situs yang pemerintah blokir memuat konten pornografi atau perjudian. Ia menilai sebagian situs lain menyebarkan informasi palsu. Semuel menegaskan bahwa pemerintah tidak menargetkan situs jurnalistik dalam pemblokiran. Ia mengatakan media harus mematuhi Undang-Undang Pers dan…

Baca Selengkapnya

Jokowi Dinilai Mengeksploitasi Tradisi Sarung demi Pencitraan

Popularitas sarung meningkat setelah Presiden Joko Widodo mengenakan sarung cokelat saat kunjungan kerja ke Jawa Tengah. Seseorang memadukan sarung dengan jas dan kemeja putih. Perancang busana Sizzy Matindas menilai sarung berpotensi menjadi tren fesyen. Ia membandingkan sarung dengan popularitas kemeja putih dan jaket bomber. Sizzy mengatakan presiden sering menjadi panutan dalam tren berpakaian. Menurutnya, masyarakat…

Baca Selengkapnya

Rencana Gambut: Lebih Banyak Risiko daripada Perlindungan

Upaya Indonesia melindungi hutan rawa, cadangan karbon darat terbesar, mendapat pujian media internasional. Tetapi rencana itu penuh celah dan kompromi cacat. Rencana ini hampir pasti akan gagal kecuali jika pemerintah rombak secara radikal. Publik menyambut kebijakan baru awal bulan ini sebagai langkah besar melawan perubahan iklim. Pemerintah menerbitkan revisi regulasi yang lama masyarakat nantikan pada…

Baca Selengkapnya

Krisis Tanpa Akhir: Boko Haram Mengalahkan Upaya Pemerintah

Saat kampanye pilpres, Mayjen Muhammadu Buhari (purnawirawan, kini presiden) mendapat keuntungan politik lewat janji menumpas Boko Haram dalam setahun. Berupaya memenuhi janji ambisius itu, istana pada Desember 2015 menyatakan pemberontak telah mereka kalahkan. Namun setelah kelompok itu menyerang pada bulan yang sama, publik dan para pengamat mempertanyakan klaim tersebut. Serangan termasuk bom masjid di Adamawa…

Baca Selengkapnya

Hanya 9 Komunitas, Program Hak Tanah Adat Jokowi Tuai Sorotan

Untuk pertama kalinya, pemerintah pusat memberikan pengakuan atas hak sembilan komunitas adat terhadap hutan yang selama ini menjadi ruang hidupnya. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi perjuangan masyarakat adat di tingkat nasional untuk mengakhiri praktik penyalahgunaan kewenangan dan diskriminasi oleh negara. Meski menjadi langkah penting, perjuangan ini masih jauh dari selesai. Pemerintah pusat mengakui sembilan…

Baca Selengkapnya

2016 di Hutan Hujan Tropis: Tahun Kerusakan dan Kehilangan

Kebakaran besar di Kongo dan Amazon menjadi sorotan pada 2016. Brasil mengalami lonjakan deforestasi yang signifikan. Indonesia dan Myanmar memulai langkah-langkah reformasi hutan. Peristiwa-peristiwa itu mewarnai kondisi hutan tropis global sepanjang 2016. Berikut rangkuman berita hutan hujan paling penting setahun lalu. Setelah kemajuan transparansi hutan tropis yang pesat pada 2015, laju perkembangan melambat pada 2016….

Baca Selengkapnya

Pemerintah Gagal Atasi Pembajakan Maritim

Pada 21 Desember Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menyetujui kerja sama strategis dengan Jepang lewat pembentukan Forum Maritim Indonesia-Jepang. Kedua negara sepakat bekerja sama dalam keamanan maritim, ekonomi, infrastruktur kelautan, serta pendidikan dan pelatihan maritim. Luhut mengajak Jepang berperan mengembangkan pasar ikan Natuna Besar dan sektor energi di Natuna Timur. Ia juga berharap Jepang bersedia…

Baca Selengkapnya

Penemuan Fosil Sempurna Mengancam Lingkungan

Penemuan spesies manusia purba di Indonesia tahun ini mengukuhkan status kepulauan ini sebagai tujuan utama dunia untuk penemuan fosil penting. Para ilmuwan mengatakan bahwa negara ini sangat berpotensi menghasilkan penemuan fosil lain. Pada Juni, tim peneliti internasional mengumumkan bahwa mereka menemukan fosil hominin di Pulau Flores yang merupakan nenek moyang Homo floresiensis. Iwan Kurniawan dari…

Baca Selengkapnya