Api Menggila di Indonesia, Mengapa Dunia Acuh?
Sebagian besar wilayah bumi dilanda kebakaran, memaksa spesies yang terancam punah meninggalkan habitatnya. Ini merupakan tindakan yang merugikan manusia dan alam.
Berita politik, kebijakan pemerintah dan isu sosial dalam negeri
Sebagian besar wilayah bumi dilanda kebakaran, memaksa spesies yang terancam punah meninggalkan habitatnya. Ini merupakan tindakan yang merugikan manusia dan alam.
Kebakaran besar yang melanda berbagai wilayah telah menghasilkan emisi karbon dalam jumlah yang hampir setara dengan total emisi tahunan Brasil, berdasarkan data terbaru dari World Resources Institute.
Sebagai langkah terakhir menghadapi kabut asap hebat akibat kebakaran hutan dan titik api bawah tanah, pemerintah berencana mengerahkan kapal-kapal militer serta armada feri milik negara pada hari Kamis untuk mengevakuasi warga terdampak. Rencana ini diumumkan setelah masyarakat dari berbagai penjuru negeri menyuarakan desakan melalui Twitter agar pemerintah segera mengambil tindakan yang lebih tegas.
Dalam sambutannya pada Forum Bisnis Pengelolaan Lahan Berkelanjutan yang digelar di Ankara, Turki, pada tanggal 21 Oktober 2015, Ketua Grup APRIL, Bey Soo Khiang, menguraikan peran kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong tercapainya netralitas degradasi lahan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi baik di tingkat lokal maupun nasional.
Presiden Joko Widodo mulai menjabat tahun lalu dengan membawa harapan bahwa sosok dari luar lingkaran elite dan berasal dari kalangan rakyat akan memulai babak baru pemerintahan yang lebih transparan dan efisien.
Sejak era kolonial, reputasi Indonesia dalam bidang militer telah dikenal luas. Dari kepemilikan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang canggih hingga keberadaan pasukan khusus yang terkenal dan melegenda. Semua pencapaian ini merupakan buah dari perjuangan dan dedikasi para pendahulu. Berkat kontribusinya, Indonesia dikenal di tingkat internasional, khususnya karena kekuatan militernya yang pada masa itu dinilai…
Pada hari Kamis, 1 Oktober 2015, pemerintah memberikan pembelaan terhadap proses penawaran proyek kereta cepat pertamanya yang dinilai tidak teratur. Setelah berbulan-bulan komunikasi yang membingungkan, akhirnya China terpilih sebagai mitra dalam proyek senilai $5 miliar, keputusan yang memicu kekecewaan dari pihak Jepang.
Pada awal pagi tanggal 1 Oktober 1965, tujuh kesatuan militer melakukan pergerakan menuju kediaman tujuh jenderal tertinggi dalam struktur Angkatan Darat.
Rasa takut terhadap apa yang akan terjadi di masa depan menjadi alasan mengapa masa lalu belum berhasil dihadapi dan diselesaikan.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan bahwa pemerintah bersikap terbuka terhadap bantuan dari negara mana pun, termasuk Singapura, apabila negara tersebut ingin turut serta dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan pengurangan asap yang ditimbulkannya.