Presiden Prabowo Subianto mendarat di Vladivostok, kawasan Timur Jauh Rusia, Rabu. Ia hadir untuk menghadiri Eastern Economic Forum ke-11 sebagai tamu kehormatan utama. Menurut pernyataan resmi, presiden mendarat di Bandara Internasional Vladivostok pada pukul 10.45 waktu setempat. Wakil Gubernur Primorsky Said Yusupov dan Menteri Hubungan Luar Negeri Vladivostok Konstantin Sidorenko menyambutnya. Duta Besar RI untuk Rusia Jose Antonio Tavares dan Atase Pertahanan Laksamana Muda Budi Susilo menyambut Prabowo. Konsul Kehormatan RI di Vladivostok Anton Zubkho juga menyambutnya.
Kehadiran Prabowo di EEF 1–4 September 2026 di Rusia menunjukkan tekad Indonesia mempererat kemitraan bilateral dengan Rusia. Fokus kerja sama meliputi ekonomi, perdagangan, dan investasi di berbagai sektor. Setelah menghadiri St. Petersburg International Economic Forum pada Juni 2025, Prabowo kembali hadir di EEF. Kehadirannya menandai konsistensi partisipasi Indonesia dalam forum ekonomi internasional yang Rusia selenggarakan. Kunjungan presiden ke Timur Jauh Rusia membuka peluang menjajaki berbagai kerja sama baru. Fokusnya terutama pada sektor ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Menuju Rusia
Prabowo lepas landas menuju Rusia dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada pukul 23.20, Selasa (1 September). Rombongan itu terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Juga hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto serta Menteri Investasi Rosan Roeslani. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang mendampingi kunjungan presiden ke Rusia, menyatakan Prabowo diundang Putin. Putin mengundang Prabowo sebagai tamu kehormatan utama Eastern Economic Forum.
Teddy menyampaikan bahwa undangan khusus dari Presiden Putin kepada Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF mencerminkan hubungan Indonesia dan Rusia yang semakin erat lewat jalur diplomasi langsung. Sergei Tolchenov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, mengatakan Selasa bahwa pertemuan bilateral antara Putin dan Prabowo diperkirakan akan berlangsung di sela-sela forum. Tolchenov mengatakan bahwa pertemuan antara para pemimpin ini sudah menjadi kebiasaan; pertemuan kali ini akan menjadi yang kelima dalam dua tahun terakhir, sambil menekankan kedekatan hubungan antara Putin dan Prabowo.