Kesepakatan akhir pekan ini menempatkan Universitas Tasmania sebagai pihak penting dalam peningkatan kompetensi akademisi keperawatan dan kebidanan di Indonesia. Program Magister Keperawatan kolaboratif memungkinkan mahasiswa Indonesia belajar dua tahun di UGM dan Universitas Tasmania. Angkatan pertama program ini akan berangkat pada tahun depan. Profesor Gary O’Donovan bersama Rektor UGM Dwikorita Karnawati dan Direktur LPDP Eko Prasetyo menandatangani kesepakatan tersebut. Menteri Tasmania Matthew Groom turut menghadiri penandatanganan di kantor LPDP.
LPDP mendukung program ini dengan pendanaan bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, dengan sekitar 20 peserta awal. Profesor David Sadler menegaskan pendidikan berperan penting mempererat hubungan Tasmania dan Indonesia. Profesor Sadler menyatakan bahwa Indonesia akan menjadi salah satu dari tujuh ekonomi terbesar dunia pada 2030 dan Tasmania diharapkan memenuhi kebutuhan pendidikan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan LPDP sebagai mitra menunjukkan besarnya kepercayaan Indonesia terhadap Universitas Tasmania.
Ia juga menyoroti bahwa Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja. Indonesia perlu meningkatkan kualifikasi sekitar 6.000 hingga 7.000 akademisi ke jenjang magister untuk mencetak perawat dan bidan baru. Universitas menyatakan kesiapan berkontribusi menjawab tantangan tersebut sekaligus memperkuat kerja sama dengan UGM. Profesor Sadler juga menyebut peningkatan jumlah mahasiswa internasional memberikan manfaat ekonomi besar bagi negara bagian.
Program ini mengatur mahasiswa memulai studi magister enam bulan di UGM, melanjutkan 12 bulan di Tasmania, lalu menyelesaikan enam bulan terakhir di Indonesia. Mahasiswa yang menyelesaikan program ini akan memperoleh gelar magister dari masing-masing universitas serta memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi doktoral (PhD) di Universitas Tasmania. Universitas Tasmania tengah mengeksplorasi peluang pengembangan program magister bersama lainnya dengan UGM di bidang perikanan, maritim dan geologi ekonomi, yang merupakan salah satu universitas terkemuka dan paling disegani di Indonesia.