Satu Juta Rumah: Target Ambisius di Tengah Realita Pembangunan

Pemerintah menyatakan keyakinannya bahwa target program sejuta rumah yang digagas oleh Presiden Joko Widodo dapat direalisasikan.

Dalam pernyataan tertulis pada hari Sabtu, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Maurin Sitorus, menyampaikan bahwa pemerintah yakin target program sejuta rumah pada tahun 2015 dapat tercapai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 600.000 unit ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sementara sisanya dialokasikan untuk sektor komersial.

Ia menekankan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mengatasi persoalan kekurangan dan keterbatasan akses terhadap perumahan di berbagai wilayah.

Namun, ia menyadari bahwa hambatan dalam pelaksanaan program perumahan rakyat masih tergolong signifikan.

Maurin menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama adalah data statistik tahun 2014 yang mengungkapkan adanya selisih signifikan antara jumlah kebutuhan dan ketersediaan rumah, dengan kekurangan mencapai 13,5 juta unit dalam hal kepemilikan.

Ia juga menambahkan bahwa masih ada sekitar 7,6 juta orang yang belum memiliki tempat tinggal, serta sekitar 3,4 juta unit rumah yang dinilai tidak layak huni dan perlu segera ditangani oleh pemerintah.

Maurin menyatakan bahwa tantangan lain yang perlu segera diatasi oleh pemerintah adalah penanganan terhadap kawasan kumuh seluas 38.000 hektare.

Namun, lanjutnya, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang tengah berlangsung, dengan alokasi dana sebesar Rp5,1 triliun, telah berhasil mendukung pembangunan sekitar 76.000 unit rumah hingga bulan Juli 2015.

Visited 4 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *