Reformasi Keuangan: Persimpangan Krisis
Reformasi sektor keuangan sejak 1997 berhasil mengurangi sejumlah faktor risiko utama. Faktor-faktor itu memicu krisis ekonomi pada tahun tersebut. Risiko pertama berasal dari kelemahan struktural dalam sistem keuangan, terutama di sektor perbankan. Lembaga perbankan dan korporasi meningkatkan risiko kedua dengan melakukan pinjaman luar negeri dalam volume tinggi.