Sanksi FIFA Bayangi Partisipasi di SEA Games

FIFA menjatuhkan sanksi pada

FIFA menjatuhkan sanksi pada hari Sabtu. Penyelenggara tetap mengizinkan negara ini ikut kompetisi sepak bola SEA Games meski ada sanksi. Singapura menjadi tuan rumah turnamen itu.

Federasi sepak bola internasional menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). FIFA menjatuhkan sanksi karena pemerintah mengintervensi pengelolaan sepak bola nasional.

Penerapan sanksi saat ini membuat Indonesia kehilangan syarat untuk ikut babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Sanksi itu juga membuat Indonesia kehilangan syarat untuk kualifikasi Piala Asia AFC 2019. Panitia menjadwalkan kualifikasi tersebut mereka mulai dalam waktu kurang dari dua minggu.

Meski ada sanksi, FIFA tetap memberikan izin kepada tim U23 untuk berlaga di SEA Games. Panitia resmi memulai kompetisi sepak bola tersebut.

FIFA menjatuhkan sanksi sebagai respons atas konflik antara pemerintah dan federasi sepak bola nasional. Konflik itu menyebabkan panitia membatalkan kompetisi Liga Super Indonesia musim 2015.

Memenuhi Tanggung Jawab

FIFA menyatakan bahwa komite eksekutif telah memutuskan untuk menjatuhkan pembekuan terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara langsung, dan sanksi tersebut akan berlaku hingga PSSI dapat memenuhi tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA.

“Keputusan tersebut muncul sebagai konsekuensi dari campur tangan langsung pemerintah dalam menjalankan aktivitas PSSI secara efektif.”

Panitia memberikan izin khusus kepada tim nasional untuk melanjutkan keterlibatan mereka dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015 yang sedang berlangsung.

Indonesia dijadwalkan memulai laga perdana di SEA Games dengan menghadapi Myanmar pada hari Selasa di Stadion Jalan Besar. Pertandingan terakhirnya di Grup A akan mempertemukan tim Garuda dengan tuan rumah Singapura pada tanggal 11 Juni 2015, yang juga berlangsung di stadion yang sama.

Tim nasional masuk dalam Grup F pada babak kualifikasi Piala Dunia 2018, bersama dengan sesama negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam. Grup ini juga dihuni oleh Irak, juara Piala Asia 2007, serta China Taipei. Laga perdana Indonesia dijadwalkan berlangsung pada tanggal 11 Juni 2015 melawan China Taipei, dengan Pieter Huistra—eks pemain timnas Belanda—yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala sementara tim Merah Putih.

Visited 3 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *