Etex meresmikan pabrik baru papan semen serat di Karawang. Princess Astrid dari Belgia, yang memimpin misi ekonomi negaranya, hadir dalam peresmian bersama sejumlah menteri, pejabat pemerintah dan perwakilan ekonomi. Sebagai investasi terbesar Etex pada 2015, fasilitas ini memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin di pasar konstruksi dengan potensi tinggi.
Hanya Lampu Hijau di Depan
Indonesia, negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, memiliki lebih dari 250 juta jiwa. Para ahli memperkirakan jumlah ini naik 7% pada 2020. Seiring bertambahnya kelas menengah, lonjakan populasi memberi dampak positif pada pasar perumahan dan renovasi, yang menyumbang 70% dari sektor konstruksi. Popularitas kayu lapis menurun, sementara permintaan papan semen serat Etex meningkat. Pergeseran ini terjadi karena kayu keras makin langka dan mahal, sedangkan papan semen serat menawarkan keunggulan ekologis serta ketahanan lebih baik.
Pengetahuan Pasar yang Kuat dan Merek Ternama
Sejak 1971, Etex telah beroperasi melalui pabriknya di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas ini memproduksi papan kalsi dan lembaran atap eter, lalu memasarkan produk tersebut ke wilayah timur dan tengah. Wim Messiaen, Direktur Utama Eternit Gresik, menjelaskan bahwa papan kalsi memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca, benturan, rayap, kelembapan, serta api. Masyarakat menggunakan papan ini untuk langit-langit, fasad, lantai, partisi, dan berbagai aplikasi bangunan lainnya.
Memperkuat Posisi Unggulan
Paul Van Oyen, CEO Etex, menyatakan bahwa perusahaan mengalami pertumbuhan pesat dalam delapan tahun terakhir. Untuk memperluas distribusi papan semen serat kalsi dari wilayah timur dan tengah ke barat, Etex memulai pembangunan pabrik kedua di Karawang pada Juli 2014. Proyek ini menjadi investasi terbesar grup tersebut pada tahun 2015.
Pabrik yang berlokasi strategis di Karawang ini berada dekat jalan raya utama dan pelabuhan. Lokasi tersebut membuat bisnis Etex terhubung lebih optimal dengan pasar potensial di ibu kota serta berbagai pulau.
Fasilitas Produksi Modern
Pada 18 Maret, Princess Astrid dari Belgia menghadiri upacara resmi yang meresmikan pabrik baru di Karawang. Sejumlah menteri Belgia, pejabat pemerintah dan pelaku ekonomi turut hadir dalam acara yang menandai peluncuran pabrik produksi dengan 130 karyawan.
Pabrik ini menerapkan spesifikasi ramah lingkungan dengan memproduksi tanpa limbah, menggunakan sistem sirkulasi air tertutup, memanfaatkan serat selulosa daur ulang sebagai bahan baku, serta menampung air hujan dalam kolam berkapasitas 4.000 m³ untuk kebutuhan produksi.
Investasi Besar di Seluruh Dunia
Pada 2015, Etex menyelesaikan empat investasi besar baru. Selain membangun pabrik papan semen serat di Karawang, perusahaan membuka tiga pabrik papan gipsum di berbagai negara. Di Peru, Eternit meresmikan fasilitas baru di Lima pada April bertepatan dengan ulang tahun ke-75 perusahaan. Di Brasil, Etex menyelesaikan pembangunan pabrik papan gipsum terbesar di Amerika Selatan di Rio de Janeiro, yang diresmikan pada September sekaligus menandai 20 tahun kehadiran lokal. Terakhir, di Rumania, Etex membuka lokasi produksi siniat baru di Turceni pada Oktober.