Pemerintah menyatakan kesediaannya membentuk gugus tugas tingkat tinggi sebagai respons terhadap kekhawatiran investor asal India yang beroperasi di negara ini.
Perusahaan asal India menanamkan investasi signifikan di sektor batubara, pertambangan, dan infrastruktur. Sebagian investasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala.
Perdana Menteri Manmohan Singh melakukan kunjungan dan bertemu intensif dengan para mitra. Ia bersama pemimpin serta pejabat tinggi menyampaikan sejumlah isu. Pihak mitra menanggapi secara positif isu-isu yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Beberapa perusahaan listrik asal India aktif mempertimbangkan impor batubara karena menghadapi kendala di sektor serupa dalam negeri.
Pejabat senior memberi keterangan kepada media usai pertemuan. Ia menyebut Presiden Yudhoyono memastikan kepada Singh bahwa isu-isu tersebut akan ditangani tepat.
Seorang pejabat senior menyatakan bahwa terdapat sejumlah persoalan terkait investasi perusahaan India, dan presiden telah menyetujui pembentukan gugus tugas gabungan tingkat tinggi untuk menanganinya.
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut akan berkontribusi pada peningkatan arus investasi timbal balik antara kedua negara.
Pejabat tersebut menjelaskan lebih lanjut bahwa sejumlah perusahaan India telah melakukan investasi besar di sektor pertambangan batubara, yang memiliki peran krusial dalam mendukung proyek-proyek kelistrikan di India.
Menurut mereka, pengalaman para investor India menunjukkan variasi, dengan kemajuan investasi yang pesat di sejumlah wilayah, sementara di wilayah lain berjalan lambat.
Seorang pejabat menyebutkan bahwa sektor pertambangan batubara menghadapi sejumlah kendala regulasi, di samping persoalan terkait harga internasional. Ia menambahkan bahwa perusahaan India mengharapkan adanya rezim bisnis yang stabil dan dapat diprediksi, terutama dalam hal regulasi dan harga.
Mereka mengungkapkan harapan bahwa pembentukan gugus tugas baru dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada, sekaligus mendorong perluasan investasi India.