Babcock International Group menandatangani kontrak pertama dalam Program Kemitraan Maritim senilai £4 miliar dengan Indonesia. Kontrak itu mencakup penjualan dua lisensi fregat Arrowhead 140 yang akan dikirim dalam beberapa bulan.
Pemerintah Indonesia menandatangani Letter of Intent yang menjabarkan rencana pengadaan untuk MPP. Pihak terkait juga menandatangani perjanjian awal untuk dua lisensi, dan Babcock akan mengirim lisensi tersebut dalam beberapa bulan. Langkah ini melanjutkan ekspor awal Babcock dua lisensi Arrowhead 140 pada 2021. Pengumuman menegaskan momentum pertumbuhan ekspor fregat Babcock. Pengumuman itu muncul beberapa minggu setelah peluncuran perdana kapal pertama program Merah Putih.
Presiden Prabowo Subianto dan CEO Babcock David Lockwood baru saja menandatangani Letter of Intent yang membuka jalan bagi kesepakatan lanjutan. Penandatanganan itu menindaklanjuti MPP besar yang mereka umumkan pada November 2025 antara Babcock dan pemerintah Indonesia untuk mengembangkan kapabilitas maritim bagi TNI AL, industri perikanan, dan ketahanan pangan, dan dalam waktu singkat Babcock serta Kementerian Pertahanan Indonesia mencatat kemajuan signifikan.
Peran Penting
Babcock tetap berperan penting memperkuat kemitraan pertahanan internasional sekaligus mendorong manfaat ekonomi dan sosial bagi komunitas di seluruh Inggris. Perjanjian baru ini mengakui peran strategis Babcock dalam mewujudkan rencana maritim dan kemakmuran Presiden Prabowo Subianto, termasuk investasi besar di industri galangan kapal Indonesia untuk mendukung modernisasi, merevitalisasi komunitas nelayan, memperkuat pertahanan dan keamanan maritim, serta meningkatkan ketahanan pangan.
PT PAL Indonesia memproduksi dua fregat Arrowhead 140 dalam program Merah Putih; perusahaan menamai dan meluncurkan lambung pertama pada 18 Desember 2025. Perusahaan tersebut membangun kapal itu sebagai unit utama program dua fregat berdasarkan desain Arrowhead 140 milik Babcock. PT PAL memulai pembangunan KRI Balaputradewa dengan pemotongan baja pada Desember 2022 dan meletakkan lunasnya pada Agustus 2023.
Perusahaan-perusahaan Turki memasang sistem tempur secara menyeluruh pada fregat kelas Merah Putih. ASELSAN akan memasang sensor dan radar; HAVELSAN akan memasang sistem manajemen tempur; ROKETSAN akan memasok rudal dan peluncur vertikal (VLS).