Wetlands International staf KLHK

Pencemaran dan Sampah Ancam Koloni Burung Air di Sembilang

Pekan ketiga Januari 2016, tim Wetlands International dan staf KLHK mengunjungi Taman Nasional Sembilang, Sumatra Selatan. Para pengamat burung dari seluruh dunia mengikuti perayaan 50 tahun Sensus Burung Air Internasional (#IWC50) sepanjang Januari, dan kunjungan ini menjadi salah satu agendanya. Wetlands International bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Yayasan Lahan Basah Indonesia (YLBI) menyelenggarakan…

Baca Selengkapnya
Aparat keamanan memburu Santoso

Ancaman ISIS Mengguncang Stabilitas Negara Muslim Terbesar

Dalam beberapa hari, isu ISIS menyebar ke negara ini. Aparat keamanan memburu pemimpin militan Santoso yang secara terang-terangan menyatakan kesetiaannya kepada Negara Islam. Polisi menahan sejumlah orang yang mendukung ISIS saat mereka membicarakan rencana teror. Jaksa Agung Australia memperingatkan bahwa ISIS berambisi mendirikan kekhalifahan jauh di wilayah ini. Namun, rangkaian tindakan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan…

Baca Selengkapnya
pendudukan Jepang Hindia Timur

Pendudukan Jepang: Penganiayaan terhadap Achmad Mochtar

Pada 3 Juli 1945, pemerintah pendudukan Jepang di Hindia Timur mengeksekusi Profesor Achmad Mochtar dengan pedang. Ia memimpin Institut Eijkman di Jakarta, laboratorium medis bergengsi peraih Nobel, sebelum Kenpeitai menangkapnya pada Oktober 1944. Mochtar tampil sebagai ilmuwan dan dokter internasional, sekaligus menjalin kedekatan dengan elite nasionalis berpengaruh. Arus militer dan politik yang keras berpadu dengan…

Baca Selengkapnya
Muslim asing aktif berdagang

Tantangan Radikalisme: Dampak Pengaruh Islam di Indonesia

Muslim asing aktif berdagang di wilayah Indonesia dan China selama berabad-abad. Mereka meninggalkan jejak berupa batu nisan muslim di Jawa Timur yang bertanggal tahun 1082. Bukti kuat keberadaan Islam muncul pada akhir abad ke-13 di Sumatra Utara. Pada masa itu, dua kerajaan dagang muslim kecil, yaitu Samudra Pasai dan Perlak, sudah berdiri. Penguasa Samudra Pasai…

Baca Selengkapnya
Gerakan 30 September menculik

Indonesia: Jejak Kudeta dan Kejatuhan Orde Baru

Pada dini hari 1 Oktober 1965, Gerakan 30 September menculik dan membunuh enam jenderal Angkatan Darat. Jenderal Nasution berhasil melarikan diri. Keesokan paginya, mereka mengumumkan pengambilalihan kekuasaan untuk mencegah kudeta terhadap presiden oleh Dewan Jenderal. Sementara itu, Panglima Kostrad Soeharto mulai menguasai situasi. Menjelang malam, Soeharto berhasil merebut kendali dari para konspirator.

Baca Selengkapnya