Tuduhan Bahan Kedaluwarsa Guncang Pizza Hut Indonesia

jaringan restoran asal Amerika

Manajemen Pizza Hut, jaringan restoran asal Amerika Serikat, menyatakan restorannya aman pada Selasa (6 September). Mereka menanggapi tuduhan penggunaan bahan kedaluwarsa hingga enam bulan.

Investigasi bersama sebuah majalah dan BBC menimbulkan tuduhan terhadap Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery yang Sarimelati Kencana kelola.

Penyelidik menuduh jaringan restoran yang memiliki lebih dari 300 gerai itu memakai puff pastry, sosis sayur, dan saus carbonara yang sudah kedaluwarsa.

Penyelidik yang mengutip dokumen perusahaan menemukan bahwa tanggal kedaluwarsa diperpanjang antara satu hingga enam bulan. Mereka menyatakan praktik ini berlangsung bertahun-tahun dengan sepengetahuan manajemen puncak.

Investigasi ini menuduh jaringan restoran mie Jepang Marugame Udon memakai bahan yang telah melewati tanggal kedaluwarsa di sejumlah gerainya.

Baik Pizza Hut maupun Marugame Udon menyatakan tuduhan ini tidak benar.

Pada Selasa, Pizza Hut menyatakan beberapa restorannya di Pulau Jawa telah diperiksa secara menyeluruh dan otoritas kesehatan menyimpulkan restoran‑restoran ini memenuhi standar kebersihan dan sanitasi.

Stephen J. McCarthy, Presiden Direktur Sarimelati Kencana, membela Pizza Hut dan menyatakan kebanggaannya atas kondisi dapur di gerai‑gerainya.

Akhir pekan lalu ia mengatakan Pizza Hut mereka adalah yang paling bersih di dunia dan menawarkan diri mengantar siapa pun yang ingin melihat dapurnya secara langsung.

“Kami punya reputasi baik; kami berharap reputasi ini tetap terjaga dan bahkan meningkat.”

Belum ada laporan orang yang jatuh sakit akibat mengonsumsi bahan kedaluwarsa di Pizza Hut maupun Marugame.

Pizza Hut telah beroperasi selama 32 tahun dan mempekerjakan lebih dari 13.000 orang.

Waralaba Pizza Hut dan Marugame Udon di tanah air kini berada di bawah kepemilikan Sriboga Raturaya, perusahaan besar di sektor makanan dan minuman.

Visited 2 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *