Pemerintah Tingkatkan Keamanan Bandara Akibat Ancaman Serius

Kementerian Perhubungan menyatakan pada hari Rabu bahwa pemerintah telah memperketat pengamanan di bandara-bandara menyusul adanya ancaman terhadap salah satu bandara yang melayani ibu kota Jakarta, serta serangkaian serangan yang terjadi di berbagai negara belakangan ini.

Anjing pelacak memeriksa kargo dan barang bawaan, pemeriksaan acak dilakukan terhadap kendaraan yang masuk ke area bandara, serta pengawasan terhadap pekerja akan diperketat sesuai prosedur keamanan tinggi yang mulai diterapkan pada hari Selasa, menurut pernyataan kementerian.

Langkah ini dilakukan menyusul serangan teror yang terjadi baru-baru ini serta adanya ancaman di sejumlah negara,” ujar Juru Bicara Kementerian, J. A. Barata, dalam pernyataannya.

Barata menyampaikan bahwa salah satu bandara di Jakarta menerima ancaman dalam beberapa hari terakhir. Namun, ia tidak mengungkapkan bandara mana dari dua yang melayani ibu kota tersebut menjadi target, maupun memberikan rincian terkait ancaman tersebut.

Sebagai langkah pengamanan pasca serangan di Paris, personel polisi dan militer antiteror telah ditempatkan di bandara utama Jakarta.

Pada tanggal 13 November 2015, kelompok jihadis melancarkan serangan serentak di Paris yang menewaskan 130 orang. Sementara itu, bulan lalu sebuah pesawat Rusia jatuh di Mesir, menewaskan seluruh 244 penumpang, dan kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman pesawat tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, sebuah pesawat Turkish Airlines dan dua pesawat Air France yang semuanya berangkat dari Amerika Serikat dialihkan karena adanya ancaman bom, meskipun tidak ditemukan bahan peledak di dalam penerbangan tersebut.

Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, pernah mengalami sejumlah serangan bom besar yang dilakukan oleh kelompok radikal Islam antara tahun 2000 hingga 2009. Namun, langkah penindakan tegas telah berhasil melemahkan jaringan ekstremis yang paling berbahaya.

Visited 4 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *